Majene, exposetimur.com – Puluhan warga Desa Banua Adolang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, mendatangi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Majene, Kamis (5/6/2025). Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi terkait penunjukan Penjabat (Pj) Kepala Desa Banua Adolang yang dinilai tidak sesuai harapan masyarakat.
Mereka mempersoalkan penetapan A. Ihsan Baso, SE sebagai Pj Kades Banua Adolang berdasarkan Surat Keputusan Bupati Majene Nomor: 800.1.3.3/2614/V/2025 yang berlaku sejak 1 Juni hingga 31 Desember 2025.
Dalam pertemuan yang berlangsung langsung bersama Bupati Majene, warga mempertanyakan prosedur penunjukan Pj Kades yang menurut mereka kurang transparan dan tidak melibatkan aspirasi masyarakat.
Salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan bahwa warga tidak memiliki tuntutan berlebihan, namun hanya ingin mengetahui dasar penunjukan A. Ihsan Baso dan meminta agar ke depan mekanismenya diperbaiki.
“Kami hanya ingin tahu prosedur penunjukannya. Bupati harus benar-benar melihat apakah orang yang ditunjuk memiliki kedekatan dengan masyarakat dan siap membangun desa. Jangan sampai dalam dua atau tiga bulan ke depan, pelayanan dan kenyamanan masyarakat terganggu,” ungkapnya.
Warga juga mengungkapkan bahwa A. Ihsan Baso selama kurang lebih dua tahun bertugas di Kecamatan Pamboang, dinilai tidak aktif dan jarang masuk kerja.
Hal ini turut ditegaskan oleh salah satu staf kecamatan yang hadir dan menyampaikan langsung kepada Bupati.
“Selama hampir dua tahun bertugas di kecamatan, kehadirannya bisa kami hitung jari,” ujar staf tersebut.
Sebagai pejabat publik, kata warga, seorang kepala desa harus memiliki integritas dan kedisiplinan tinggi dalam melayani masyarakat serta memahami kondisi dan kebutuhan desa yang dipimpinnya.
Mereka menegaskan bahwa jika tidak ada tindak lanjut dari pihak pemerintah daerah, warga berencana akan kembali menemui Bupati setelah Idul Adha, dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya sebagai bentuk keberlanjutan aspirasi.
Langkah ini menunjukkan kuatnya komitmen warga Banua Adolang dalam menjaga transparansi dan partisipasi publik dalam proses pemerintahan di desa mereka. (sb exp)












