Lutim, – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Timur kembali menghadirkan terobosan pelayanan publik yang ramah dan merata bagi seluruh warga. Melalui program “Jendela Dunia Disabilitas”, Disdukcapil memastikan kelompok penyandang disabilitas mendapatkan hak yang sama dalam kepemilikan dokumen kependudukan.
Inovasi ini dirancang khusus untuk mempermudah akses layanan bagi penyandang disabilitas, terutama mereka yang terkendala jarak dan keterbatasan mobilitas. Layanan berbasis jemput bola ini memadukan teknologi sederhana seperti Google Form dan barcode, sehingga proses perekaman dan penerbitan dokumen dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan efisien.
Rosmala Dewi, Kepala Bidang Pelayanan Penataan Sipil Dukcapil Luwu Timur sekaligus penggagas program, menjelaskan bahwa layanan ini tidak hanya memberikan kemudahan administrasi, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan saudara-saudara kita penyandang disabilitas lebih mudah mengakses layanan publik. Dokumen kependudukan yang mereka miliki akan membuka peluang masa depan yang lebih baik,” jelas Rosmala Dewi, Selasa (26/08/2025).
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2024, program Jendela Dunia Disabilitas juga menggandeng berbagai pihak seperti BAZNAS, PPID kecamatan dan desa, hingga sekolah luar biasa (SLB). Kolaborasi ini memudahkan pendataan penyandang disabilitas yang belum memiliki dokumen kependudukan. Dukcapil hadir memfasilitasi perekaman, sementara BAZNAS menyalurkan bantuan sosial setelah dokumen kependudukan mereka lengkap.
Apresiasi datang dari berbagai kalangan karena inovasi ini dianggap lebih dari sekadar layanan administrasi. Ia telah menjadi gerakan kepedulian sosial yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Dengan hadirnya inovasi Jendela Dunia Disabilitas, Pemkab Luwu Timur berharap tidak ada lagi penyandang disabilitas yang terhambat dalam mengakses layanan publik, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi mereka untuk berdaya dan berkontribusi bagi masyarakat. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)












