LUTIM — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi anak. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Pendampingan Peningkatan Kapasitas Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang berlangsung selama tiga hari, 9–11 Desember 2025, di Aula Dinas P3A DaldukKB Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini melibatkan jajaran perangkat daerah, perwakilan kecamatan dan desa, serta seluruh Puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur. Fokusnya adalah memperdalam pemahaman, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan penerapan prinsip Konvensi Hak Anak (KHA) dalam berbagai program lintas sektor, sekaligus mempersiapkan kabupaten menghadapi proses evaluasi KLA tahun berjalan.
Pemenuhan Hak Anak Menjadi Tanggung Jawab Kolektif
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, hadir mewakili Bupati Luwu Timur untuk membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perlindungan anak bukan sekadar agenda pembangunan, tetapi kewajiban konstitusional dan moral yang harus dipenuhi oleh seluruh unsur pemerintah.
“Pemkab Lutim menempatkan pemenuhan dan perlindungan hak anak sebagai prioritas utama. Penguatan kapasitas Gugus Tugas KLA adalah langkah strategis agar Luwu Timur benar-benar menjadi daerah yang ramah dan layak bagi anak,” ujarnya menyampaikan sambutan Bupati.
Perkuat Pemahaman dan Sinergi Antar-Sektor
Pelaporan kegiatan disampaikan oleh Kabid Kesetaraan Gender dan PPA, Ramlah, yang menegaskan pentingnya harmonisasi pemahaman di antara seluruh anggota Gugus Tugas KLA.
“Pendampingan ini diharapkan meningkatkan kemampuan Gugus Tugas dalam memahami indikator KLA serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi terpenuhinya hak-hak anak di Luwu Timur,” jelas Ramlah.
Kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Mirna, sebagai pemateri dalam sesi penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten/Kota KLA.
Arah Baru untuk Peningkatan Status KLA
Melalui penguatan kapasitas Gugus Tugas ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap proses peningkatan status Kabupaten Layak Anak dapat berjalan lebih terukur, terencana, dan berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemkab Lutim dalam memastikan setiap anak di daerah ini mendapatkan perlindungan, layanan, serta ruang tumbuh yang aman dan berkualitas.
(Rils/kominfo-sp)












