Krisis BBM Landa Luwu Timur, Bupati Irwan Tempuh Jalur Alternatif Distribusi

Dok Kominfo-sp

LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengambil langkah cepat merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG yang belakangan berdampak pada aktivitas masyarakat. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melakukan kunjungan kerja ke Terminal BBM (TBBM) Pertamina Palopo, Desa Karang-Karangan, Kecamatan Bua, Selasa (27/01/2026), guna mencari solusi konkret atas persoalan tersebut.

Didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Joni Patabi, kunjungan ini difokuskan pada pembahasan upaya percepatan distribusi BBM dan LPG, termasuk pemanfaatan jalur alternatif akibat terganggunya akses utama pasca aksi demonstrasi.

Dalam pertemuan dengan pihak Pertamina, Bupati Irwan menegaskan pentingnya membuka opsi distribusi baru agar pasokan energi ke Luwu Timur tidak kembali tersendat. Menurutnya, keterbatasan akses distribusi telah memberi dampak signifikan terhadap roda perekonomian dan mobilitas masyarakat.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Distribusi BBM dan LPG harus tetap berjalan demi kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami mendorong adanya jalur alternatif yang lebih efektif,” ujar Irwan.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap berkoordinasi lintas wilayah bersama kepala daerah lainnya untuk memastikan jalur distribusi dapat kembali diakses dan aman dilalui armada pengangkut BBM serta LPG.

Menanggapi hal tersebut, Supervisor II Receiving, Storage & Distribution TBBM Palopo, Dian Fazhrin Ahmad, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Pihaknya, kata Dian, telah menyiapkan armada distribusi dalam jumlah memadai untuk memenuhi kebutuhan BBM dan LPG di wilayah tersebut.

Bupati Irwan juga menekankan bahwa Pemkab Luwu Timur akan segera melakukan pemetaan ulang kebutuhan energi masyarakat guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan serta menjaga komunikasi intensif dengan Pertamina. Tujuannya satu, agar ketersediaan BBM dan LPG di Luwu Timur tetap terjaga,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam mengurai persoalan kelangkaan BBM dan LPG yang telah dirasakan masyarakat selama beberapa waktu terakhir, sekaligus memastikan stabilitas distribusi energi demi kesejahteraan warga Luwu Timur. (Rils/Kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *