Malili, – Sejumlah warga Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, mengeluhkan sulitnya memperoleh gas elpiji 3 kilogram di pangkalan resmi. Keluhan ini mencuat setelah distribusi dinilai tidak lagi berpihak pada masyarakat yang terdaftar sesuai persyaratan, melainkan diduga lebih banyak diserap oleh pengecer.
Salah seorang warga berinisial IS mengungkapkan bahwa pangkalan elpiji yang biasanya melayani masyarakat berdasarkan data KTP kini tidak lagi menjalankan mekanisme tersebut secara optimal. Akibatnya, warga yang berhak justru kesulitan mendapatkan gas bersubsidi.
“Dulu kami masih bisa ambil di pangkalan sesuai aturan, tapi sekarang sering tidak kebagian. Justru pengecer yang lebih banyak ambil,” ujarnya, Kamis (16/04/2026).
Fenomena ini diperparah dengan maraknya praktik penjualan kembali oleh pengecer dengan harga yang bervariasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, elpiji 3 kg dijual oleh pengecer dengan harga berkisar antara Rp27.000 hingga Rp30.000 per tabung. Namun di tingkat konsumen, harga bisa melonjak hingga Rp35.000 bahkan lebih.
Kondisi tersebut memaksa masyarakat untuk membeli di luar pangkalan dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Tim Expose Timur kemudian melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Desa Baruga, Tony Farid Murya. Dalam keterangannya, ia membenarkan adanya keluhan warga terkait distribusi elpiji di wilayah tersebut.
“Memang masyarakat sering menyampaikan keluhan soal sulitnya mendapatkan elpiji di pangkalan. Akhirnya mereka terpaksa membeli di pengecer dengan harga yang lebih mahal,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi ini perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait, terutama dalam hal pengawasan distribusi agar subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
Warga berharap adanya langkah konkret dari pemerintah dan pihak distributor untuk menertibkan jalur distribusi elpiji 3 kg, sehingga masyarakat yang berhak dapat kembali memperoleh akses yang mudah dan harga yang terjangkau.
(nh/Red)












