Komitmen Nyata DLH Luwu Timur, UPTD Kebersihan Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah dan Drainase Harian

Dok expasatimur

Luwu Timur, — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Luwu Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan, Pertamanan, dan Pengelolaan Sampah terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala UPTD, Ramang, dalam wawancara di kantornya, Rabu (29/4/2026).

Ramang menjelaskan, pihaknya secara konsisten menjalankan rutinitas pembersihan drainase dan penyapuan jalan setiap hari, dengan sistem pembagian wilayah kerja yang terstruktur. Selain itu, respons cepat juga diterapkan untuk menangani kondisi darurat kebersihan melalui kerja bakti maupun pengerahan tim secara berkelompok.

“Kami berkomitmen menjaga kebersihan kota setiap hari. Drainase dibersihkan rutin, penyapu bekerja sesuai rute masing-masing, dan jika ada kondisi darurat, kami siap turun secara kolektif,” ujarnya.

Untuk mendukung operasional tersebut, UPTD Kebersihan mengerahkan sekitar 100 tenaga penyapu jalan, 40 personel khusus drainase, serta didukung 10 unit kendaraan roda tiga untuk pengangkutan sampah dari permukiman warga. Selain itu, armada mobil pengangkut sampah juga beroperasi setiap hari, menjangkau jalur utama, baik jalan provinsi maupun kawasan perkantoran.

Menurut Ramang, upaya ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat melalui berbagai pendekatan edukatif. Ia menekankan pentingnya partisipasi publik dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami punya semangat bersama dengan slogan ‘sampah adalah tanggung jawab kita’. Jika ini bisa kita gaungkan secara luas, kami optimistis Luwu Timur akan terbebas dari persoalan sampah,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menggagas sejumlah kampanye kreatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, di antaranya ajakan membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

UPTD Kebersihan juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau laporan terkait persoalan sampah. Dengan dukungan lima orang pengawas lapangan, baik untuk penyapu maupun petugas drainase, koordinasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan responsif.

Dalam upaya pengelolaan sampah berbasis ekonomi, pemerintah turut mendorong program pemilahan sampah bernilai guna. Bahkan, pihak UPTD siap membeli sampah tertentu dari masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekonomi sirkular.

Tak hanya itu, rencana penyediaan satu bak sampah di setiap desa juga tengah disiapkan, yang nantinya akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan kemandirian pengelolaan sampah di tingkat lokal.

Berdasarkan pantauan di lapangan oleh tim Exposetimur di wilayah Desa Baruga, aktivitas pembersihan drainase terlihat aktif dilakukan, di mana petugas tengah mengangkat timbunan sampah dari saluran air guna mencegah potensi penyumbatan dan banjir.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan secara berkelanjutan.

(nh-exp/red | Editor: Pena Sang Fakir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *