Desa, Ekbis  

Sinergi Program Desa dan Pemkab, BUMDes Baruga Kembangkan 9 Unit Usaha Produktif

Dok expasatimur

Luwu Timur, — Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong penguatan ekonomi desa mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satunya terlihat dari perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Baruga yang kini berhasil mengelola sembilan unit usaha produktif dan berjalan sesuai perencanaan.

Perkembangan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama pihak terkait yang membahas penguatan sektor usaha desa dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, Jumat (22/05/2026).

Direktur BUMDes Desa Baruga menyampaikan bahwa seluruh unit usaha yang dijalankan saat ini terus bergerak dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa. Salah satu unit yang menjadi perhatian adalah budidaya ikan bandeng yang dijalankan melalui pola kemitraan bersama petani tambak.

Dalam skema tersebut, BUMDes menyediakan modal usaha, sementara proses pemeliharaan dilakukan langsung oleh pemilik tambak. Adapun hasil panen kemudian dibagi setelah seluruh biaya operasional dikeluarkan. Pola kerja sama itu dinilai mampu menciptakan hubungan usaha yang saling menguntungkan sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.

Selain budidaya, unit pengolahan bandeng juga tengah memasuki tahap pengembangan dengan pembangunan gedung pengolahan sebagai langkah menuju peningkatan nilai tambah produk perikanan desa. Namun demikian, pengelola BUMDes mengakui masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan alat produksi dan modal untuk pengadaan bahan baku.

“Kami berharap unit pengolahan bandeng ini bisa mendapatkan dukungan bantuan, sehingga nantinya mampu berkembang menjadi usaha produktif yang menopang ekonomi masyarakat,” ujar pengelola BUMDes dalam pertemuan tersebut.

Permohonan bantuan itu turut disampaikan kepada dr. Ani sebagai bentuk harapan agar sektor pengolahan hasil perikanan desa dapat memperoleh perhatian dan dukungan lebih lanjut.

Sementara itu, unit usaha peternakan ayam petelur yang saat ini memiliki sekitar 1.700 ekor ayam juga telah memasuki masa produksi. Hasil produksi telur dinilai cukup menjanjikan dan diharapkan mampu menjadi salah satu sumber pendapatan berkelanjutan bagi BUMDes maupun masyarakat sekitar.

Tidak hanya itu, unit usaha lainnya juga disebut berjalan sesuai target, termasuk usaha warung makan “BCCC Eatry” yang telah beroperasi selama delapan bulan terakhir dan mulai dikenal masyarakat.

Keberhasilan pengembangan berbagai unit usaha tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi potensi desa dan pemberdayaan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Sinergi antara program desa dan kebijakan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja baru, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata hingga ke tingkat desa. (Nh exp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *