Luwu Timur, — Semangat berqurban masyarakat Luwu Timur pada Hari Raya Idul Adha tahun ini menunjukkan tren positif. Peningkatan jumlah hewan qurban dinilai menjadi cerminan membaiknya kondisi ekonomi masyarakat sekaligus tingginya kepedulian sosial di Bumi Batara Guru.
Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Luwu Timur, total hewan qurban tahun 2026 mencapai 2.206 ekor, terdiri atas 2.019 ekor sapi dan 187 ekor kambing yang tersebar di 11 kecamatan.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding pelaksanaan qurban tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, jumlah hewan qurban tercatat sebanyak 1.506 ekor sapi dan 176 ekor kambing.
Dari total hewan qurban tahun ini, sebanyak 47 ekor sapi berasal dari partisipasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Sementara selebihnya merupakan qurban masyarakat yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan.
Kepala Bagian Kesra Setdakab Luwu Timur, Amran Akmal, menilai meningkatnya jumlah hewan qurban menjadi indikator positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat yang terus bergerak membaik.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah hewan qurban mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan kemampuan ekonomi masyarakat semakin meningkat, sekaligus mencerminkan tingginya kesadaran sosial untuk berbagi kepada sesama,” ujar Amran.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam melaksanakan ibadah qurban juga memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat gotong royong yang tetap terjaga di tengah kehidupan sosial masyarakat Luwu Timur.
Pemerintah daerah, lanjut Amran, terus berupaya menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang diarahkan pada peningkatan kesejahteraan warga.
Peningkatan jumlah hewan qurban tahun ini pun menjadi salah satu gambaran bahwa program pembangunan daerah yang dijalankan pemerintah mulai memberikan dampak terhadap daya beli dan kemampuan ekonomi masyarakat secara lebih luas.
(Rils/Kominfo-sp|diolah)












