Jemput Bola Layani Warga Rentan, Disdukcapil Luwu Timur Hadirkan Inovasi “Papa Keren”

Dok nh-exp tim

LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat pelayanan publik yang inklusif melalui inovasi Papa Keren (Pelayanan Pro Aktif Kelompok Rentan). Program yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ini menghadirkan layanan administrasi kependudukan secara langsung ke rumah warga yang mengalami keterbatasan mobilitas.

Inovasi tersebut ditujukan bagi kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), agar tetap memperoleh hak atas dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Pelaksanaan program terbaru berlangsung di Desa Lera, Kecamatan Wotu. Dalam kegiatan tersebut, tim Disdukcapil berhasil memberikan pelayanan kepada 17 warga, terdiri atas sembilan penyandang disabilitas, tujuh lansia, dan satu ODGJ. Layanan yang diberikan meliputi perekaman KTP elektronik, pembaruan data kependudukan, hingga pelayanan administrasi lainnya sesuai kebutuhan masing-masing warga.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Luwu Timur, Nursih Hariani, mengatakan bahwa inovasi Papa Keren lahir dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada satu pun warga yang kehilangan hak memperoleh dokumen kependudukan karena faktor usia, kondisi kesehatan, maupun keterbatasan fisik.

“Dokumen kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, melalui Papa Keren kami memilih mendatangi langsung masyarakat yang membutuhkan agar mereka tetap mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara,” ujar Nursih.

Menurutnya, dokumen kependudukan tidak hanya berfungsi sebagai identitas hukum, tetapi juga menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga berbagai program perlindungan sosial lainnya.

Karena itu, Disdukcapil terus mengembangkan pendekatan pelayanan jemput bola agar kelompok masyarakat yang selama ini sulit menjangkau layanan administrasi tetap memperoleh hak yang sama sebagaimana warga lainnya.

Program Papa Keren juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui inovasi ini, petugas tidak lagi menunggu warga datang ke kantor, melainkan aktif mendatangi mereka yang membutuhkan pelayanan.

Ke depan, Disdukcapil berkomitmen memperluas pelaksanaan Papa Keren ke berbagai desa di Kabupaten Luwu Timur sehingga semakin banyak warga rentan yang dapat menikmati pelayanan administrasi kependudukan secara mudah, cepat, dan tanpa hambatan.

Dengan inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pelayanan publik yang inklusif, memastikan setiap warga memiliki identitas hukum yang sah, serta menjamin seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses yang setara terhadap berbagai layanan dasar negara.

(Nh-exp/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *