488 Layanan Adminduk Rampung Sehari, Dukcapil Luwu Timur Dekatkan Pelayanan ke Towuti

Dok nh-exp/tim

LUWU TIMUR — Upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Kali ini, pelayanan langsung digelar di Kecamatan Towuti, Selasa (29/9/2026), lalu. dengan menyelesaikan 488 layanan administrasi kependudukan dalam satu hari.

Pelayanan tersebut merupakan bagian dari pola jemput bola Dukcapil Luwu Timur untuk menjangkau masyarakat di wilayah kecamatan, sehingga warga tidak harus datang ke pusat pemerintahan kabupaten untuk mengurus dokumen kependudukan.

Dari total layanan yang diselesaikan, pencetakan KTP-el menjadi layanan terbanyak dengan 214 keping. Selain itu, terdapat 124 Kartu Keluarga, 72 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta sejumlah dokumen pencatatan sipil lainnya.

Rinciannya meliputi 53 akta kelahiran, 18 surat pindah, tiga akta kematian, tiga akta perkawinan, dan satu akta perceraian.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Luwu Timur, Nursih Hariani, mengatakan capaian pelayanan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan yang mudah dijangkau.

“Alhamdulillah, 488 layanan tuntas di Towuti. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan pelayanan yang dekat dan mudah. Itulah tugas kami, Dukcapil hadir lebih dekat, bukan menunggu di kantor,” ujar Nursih.

Menurutnya, dokumen kependudukan merupakan bagian penting dari hak administratif setiap warga. Karena itu, pelayanan tidak hanya diarahkan pada penyelesaian dokumen, tetapi juga mendorong masyarakat semakin tertib dalam administrasi kependudukan.

Nursih secara khusus menyoroti pencetakan KTP-el dan aktivasi IKD yang mencapai ratusan layanan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai hal itu menunjukkan masih perlunya edukasi sekaligus perluasan akses terhadap layanan administrasi kependudukan berbasis digital.

“KTP-el yang dicetak 214 keping, 72 warga sudah aktivasi IKD, ini luar biasa. Setiap dokumen yang kami serahkan ini adalah hak dasar warga. Dari akta kelahiran untuk anak-anak kita, sampai akta perkawinan. Kami ingin memastikan semua warga Luwu Timur tertib adminduk,” katanya.

Pelayanan langsung di Towuti juga mencakup dokumen yang berkaitan dengan perubahan status dan peristiwa penting kependudukan, mulai dari kelahiran, perpindahan penduduk, kematian, perkawinan hingga perceraian.

Bagi Dukcapil, keberagaman jenis layanan tersebut menjadi gambaran bahwa kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat berlangsung dinamis dan membutuhkan akses pelayanan yang responsif.

Nursih memastikan pola pelayanan langsung ke wilayah kecamatan akan terus diperkuat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan jarak dan waktu yang selama ini menjadi salah satu kendala masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan.

Dengan pelayanan yang hadir langsung di wilayah masyarakat, Dukcapil Luwu Timur menargetkan semakin banyak warga dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, valid, dan sesuai dengan kondisi terbaru.

(Nh-exp/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *