Sinjai, exposetimur.com _ Mahligai rumah tangga inisial BB salah seorang warga, Desa Lembang Lohe, Kecamatan Tellullimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kini terancam runtuh. Dibangun selama tahunan dengan cinta dan kasih sayang atas dasar ikrar sumpah dihadapan penghulu berbuah 3 orang anak kini menunggu detik-detik yang sangat tidak diharapkan semua pihak adalah ketuk palu di pengadilan Agama Sinjai. Mencuat biangnya adalah kehadiran pihak ketiga ditengarai oknum Ketua DPRD Sinjai inisial JM.
“Sudah di pengadilanmi itu ndi, beberapa kali saya mediasi tapi tetap mau cerai” Sebut Andi Irwan Kadir, Plt. Kades Lembang Lohe, Jum’at 8 Oktober 2021.
Meski membenarkan rumah tangga salah seorang warganya (BB dan HM red) terancam bubar, namun pihaknya tidak menyebutkan biang di balik semuanya. ” Tiga orang anaknya” Sebut Andi Irwan.
Tidak bermaksud mencampuri lebih jauh, namun demikian menurut Petta Tuju Daeng Mattayang, ada tanggung jawab moral bersama, menyelamatkan runtuhnya keluarga sesama umat Islam. Dimana perceraian dalam ajaran Islam merupakan perbuatan halal yang sangat tidak dianjurkan dan pilihan terakhir setelah pilihan lainnya sudah tersumbat berkepanjangan. Makanya itu sangat dianjurkan untuk rujuk.
“Keduanya (BB dan HM red) harus mempertimbangkan kembali gugatan perceraian yang sudah dilayangkan ke kantor Pengadilan Agama Sinjai. Harus mengesampingkan ego mendahulukan dampak yang bakal ditimbulkan dari perceraian ini. Kasihan anak-anak mereka harus menanggung beban moral berkepanjangan nantinya” Tutur Petta Tuju Daeng Mattayang nama sumber media ini disamarkan.
Sumber lainnya menyebutkan, BB merupakan salah satu Kordes (Kordinator desa) pada perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2018 lalu. Punya peranan mengantar pasangan Andi Seto Gadhista Asapa dan Andi Kartini Ottong (Bupati dan Wakil Bupati Sinjai red) duduk di singgasana pemerintahan saat ini. Keberadaan BB sebagai Kordes juga berkat usulan JM oknum ketua DPRD Sinjai.
“Hamma istrinya BB itu kalau HM kanda.
BB itu Kordes dan memang Pak JM yang mengusulkan BB jadi Kordes waktu itu. Dan memang HM itu semakin merona kulihat Exist terus di mana-mana. Yang kutau saya pernahji sama-sama JM ke Sidrap.
Katanya urusan kandang ayam atau apalah. Tapi kan mati kiri memang kalau pak ketua” Beber Sumber meminta tidak di pulikasikan jati dirinya.
Terpisah, sumber lainnya menyebutkan, kalau JM memang memiliki usaha ayam. Bahkan istri JM inisial NS yang juga adalah seorang kepala desa setiap hari libur berada di kandang ayam tersebut.
“Ibu desa kalau hari Sabtu di sanaki di kandang ayamnya. Ada usaha ayamnya di kebun” Jelas sumber, pada salah seorang wartawan.
Menarik ulur, nampak jelas postingan di Facebook Haswati merupakan salah satu hasil screenshot percakapan disalah satu grup WhatsApp. Sangat jelas statemennya mengarah ke oknum JM. Eks wakil ketua DPRD yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Sinjai.
“Apakah ini benar-benar terjadi??? jika benar sungguh memalukan” Sebut Haswati mengomentari hasil screnshoot percakapan Whats App diposting di grup FB Suara Masyarakat Sinjai lewat akunnya.
Dimana dalam statemen disalah satu grup Whats App yang diposting di grup Facebook mengakui, adanya keresahan di tengah masyarakat atas hubungan oknum JM dengan perempuan inisial HM, istri salah seorang warga berinisial BB. Bahkan keduanya disebutkan sering keluar daerah bersama, hingga berdampak retaknya rumah tangga HM dan BB.
“Sebuah informasi yang berkembang di tengah masyarakat Kec. Tellulimpoe Kab. Sinjai membuat masyarakat resah dimana berita sudah tersebar luas di masyarakat tentang seorang pejabat publik yang melakukan tindakan asusila yakni membawa istri seseorang beberapa kali keluar kota (Maros, Makassar) yakni An. HM inisial istri dari BB. Hal ini sangat tidak terpuji dilakukan oleh pejabat publik dimaksud an. JM (Ketua komisi 1 DPRD Kab. Sinjai) dengan demikian merusak rumah tangga BB dan istrinya, yang sementara ini BB sudah akan melayangkan gugatan cerai ke pengadilan Agama Sinjai. Pejabat DPRD Sinjai menyikapi hal ini” Tutur tulisan disalah satu grup WhatsApp di screenshot dan di posting di akun Haswati.
BB suami HM yang dikonfirmasi wartawan lewat pesan WhatsApp membenarkan dirinya sudah pisah dua bulan lalu dengan istrinya. Hanya saja pihaknya tidak mau berkomentar banyak terkait isu istrinya menjalin hubungan dengan oknum pejabat publik.
“Saya sudah pisah dua bulan yang lalu jadi tidak ku urus, banyak urusanku pak. Saya sibuk cari nafkah untuk anak-anakku” Sebut BB.
Disisi lain, banyaknya akun palsu sering menebar fitnah di media sosial(Facebook red) juga perlu diwaspadai, kenapa? Karena bisa merusak nama baik orang lain. Apalagi JM merupakan salah seorang pejabat publik yang kini sementara naik daun. Baru-baru dilantik sebagai ketua DPRD Kabupaten Sinjai lewat proses PAW.
“Saya berharap masyarakat tetap dahulukan prasangka baik apabila melihat postingan di media sosial. Apa lagi akhir-akhir ini banyak akun palsu yang sering menebar hoax yang sifatnya dapat merusak” Ungkap Petta Tuju Daeng Mattayang pada kesempatan lainnya
HM yang dikonfirmasi wartawan lewat telepon (WhatsApp), mengakui kalau pihaknya sudah pernah melihat postingan tersebut di media sosial (Facebook red) hanya saja menurutnya, dirinya tidak pernah merasa melakukan hal tersebut.
“Saya sudah lihat, dan saya merasa tidak pernah merasa melakukan hal demikian” Tegas, HM, 6 Oktober 2021.
Lain halnya dengan JM yang dikonfirmasi wartawan, sempat membenarkan kalau nomor yang dihubungi adalah benar nomor HPnya. Hanya saja saat ditanya seputar persoalan tersebut, pihaknya no coment.












