Pimpin HKTI Luwu Timur, Irwan Bachri Syam Tegaskan Organisasi Harus Hadir untuk Petani

Dok kominfo-sp

MAKASSAR — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mendapat amanah memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Luwu Timur.

Irwan resmi dilantik sebagai Ketua DPC HKTI Luwu Timur oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si., di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Ahad (4/10/2026).

Pelantikan tersebut berlangsung dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Sulawesi Selatan dan menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat kepengurusan HKTI di tingkat kabupaten dan kota.

Bagi Luwu Timur, masuknya kepala daerah sebagai pimpinan organisasi petani tersebut membuka ruang yang lebih luas untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi petani dalam merespons berbagai persoalan sektor pertanian.

Usai dilantik, Irwan menegaskan bahwa amanah tersebut tidak boleh berhenti pada posisi organisasi. HKTI, menurutnya, harus mampu menjadi ruang bersama untuk memperjuangkan kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Alhamdulillah, hari ini saya dilantik sebagai Ketua DPC HKTI Luwu Timur. Ini adalah amanah besar. Bagi saya, HKTI harus menjadi rumah besar bagi petani kita di Luwu Timur,” ujar Irwan.

Ia menegaskan komitmennya untuk membesarkan HKTI di Luwu Timur sekaligus mendorong agar organisasi tersebut memiliki peran nyata dalam pengembangan sektor pertanian.

Komitmen tersebut sejalan dengan pesan DPN HKTI yang menekankan bahwa penguatan organisasi harus bermuara pada manfaat langsung bagi petani.

Sekretaris Jenderal DPN HKTI, Abdul Kadir Karding, mengatakan HKTI tidak cukup hanya memiliki struktur kepengurusan yang kuat. Organisasi tersebut harus mampu menjalankan fungsi advokasi dan memperjuangkan kepentingan petani di berbagai tingkatan.

“HKTI harus hadir untuk memperjuangkan kepentingan petani. Penguatan organisasi bukan hanya soal struktur kepengurusan, tetapi bagaimana seluruh pengurus mampu bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi petani,” kata Abdul Kadir.

Pelantikan di Makassar tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel drg. Hj. Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sulsel, serta sejumlah kepala daerah se-Sulawesi Selatan yang turut menerima amanah sebagai Ketua HKTI di daerah masing-masing.

Momentum tersebut sekaligus menandai penguatan kembali konsolidasi HKTI di Sulawesi Selatan hingga tingkat kabupaten/kota.

Dengan kepengurusan yang semakin terkonsolidasi, HKTI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyerap persoalan petani, memperkuat akses terhadap dukungan sektor pertanian, serta mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Bagi Luwu Timur, penguatan peran tersebut menjadi penting mengingat sektor pertanian merupakan salah satu bagian utama dari aktivitas ekonomi masyarakat. HKTI diharapkan tidak sekadar hadir sebagai organisasi, tetapi menjadi jembatan antara kebutuhan petani, kebijakan pemerintah, dan berbagai peluang pengembangan usaha tani.

(Rils/Kominfo-SP|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *