SINJAI — Regenerasi kepemimpinan Karang Taruna Kabupaten Sinjai menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran pemuda dalam pemberdayaan masyarakat. Organisasi kepemudaan tersebut diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi mampu melahirkan gagasan dan gerakan yang menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa hingga kabupaten.
Pesan itu disampaikan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, saat membuka Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Sinjai Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Rabu (30/9/2026).
Temu Karya menjadi ruang konsolidasi sekaligus proses regenerasi organisasi untuk menentukan arah kepengurusan dan program Karang Taruna ke depan.
Bupati menilai posisi pemuda sangat penting dalam pembangunan daerah. Energi, kreativitas dan gagasan generasi muda dapat menjadi kekuatan untuk mendorong berbagai perubahan di tengah masyarakat.
Karang Taruna Harus Dekat dengan Persoalan Warga
Ratnawati menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kerja bersama. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Sinjai 2025–2030, “Masyarakat Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan” dalam semangat “SAMA Sama SAMAKI”.
Menurutnya, semangat tersebut mengandung pesan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Pemerintah membutuhkan keterlibatan masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan yang memiliki jaringan hingga tingkat desa.
“Samaki berarti kita tidak bisa membangun Sinjai sendiri-sendiri. Kita harus bergerak bersama, berkolaborasi, dan saling menguatkan. Di sinilah peran Karang Taruna menjadi sangat strategis,” ujarnya.
Karena itu, Bupati berharap kepengurusan yang lahir dari Temu Karya mampu membawa organisasi lebih aktif sekaligus menghasilkan karya yang dapat dirasakan masyarakat.
Ia juga menitipkan tiga pesan kepada kader Karang Taruna. Pertama, menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing. Kedua, mengembangkan potensi dan kreativitas melalui inovasi serta kewirausahaan. Ketiga, mengambil peran sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan dan kebersihan.
Regenerasi untuk Memperkuat Karya Organisasi
Ketua Karang Taruna Sulawesi Selatan, Harmansyah, mengapresiasi pelaksanaan Temu Karya sebagai bagian dari proses regenerasi dan penyegaran kepemimpinan organisasi di Kabupaten Sinjai.
Ia berharap kepengurusan yang terbentuk mampu menjaga kesinambungan organisasi sekaligus melahirkan program yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.
Menurut Harmansyah, kekuatan Karang Taruna terletak pada kedekatannya dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan organisasi di tingkat desa harus menjadi modal untuk membaca persoalan sekaligus merumuskan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Karang Taruna juga diharapkan semakin kuat sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai gerakan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Temu Karya tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Sosial A. Baso Mangunrawa, Kepala Dinas Kesehatan dr. Kahar Anies, Plt. Ketua Karang Taruna Sinjai Firdaus, serta jajaran pengurus dan kader Karang Taruna.
Menutup arahannya, Bupati Ratnawati kembali mengajak seluruh pemuda memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah agar Karang Taruna tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi tumbuh sebagai ruang lahirnya inisiatif, kreativitas dan pengabdian bagi masyarakat.
“Pemuda Berdaya, Karang Taruna Berjaya! Saatnya pemuda Sinjai berkarya!” pungkasnya.
(Hms-kmf|diolah)












