Opini  

Hasil Pertanian Menurun, Ini Salah Siapa?

Pardi

OPINI, EXPOSETIMUR.com —Hampir semua pendapatan Masyarakat Desa Erabaru dan Tellulimpoe Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai, itu berasal dari merica. Tapi akhir-akhir ini membuat Masyarakat meradang pasalnya yang di jagokan Petani sebagai penghasilan utamanya kini harganya semakin menurun.

Tak hanya itu, banyaknya merica yang mati entah sebabnya karena apa? Ataukah musim kemarau yang berkepanjangan? Sehingga merica itu ramai-ramai bersepakat untuk mati saja.

Namun naasnya lagi disaat melaratnya hasil tani malah jaminan kesehatan atau yang biasa di dengar BPJS akhir-akhir berembus panas bahwa akan dinaikkan hampir dua kali lipat.

Sudah jatuh tertimpa tangga lagi mungkin seperti itu yang akan dirasakan oleh petani jika hal demikian benar terjadi.

Solusinya harus seperti apa.? Masyarakat sudah semakin meradang apakah ini harus berkelanjutan terus menerus.

Ayolah melirik sedikit kaum atas banyak dari pelosok yang mau di benahi, Masyarakat butuh kesejahteraan.

Musim kemarau yang bisa dikatakan musim ganas akhir-akhir ini menimpa masyarakat di pelosok Desa di Sinjai ini membuat petani loyo pasalnya hasil dari tanamanya yang bisa membuat kelangsungan hidupnya itu banyak yang mati begitu saja.

Ayolah kita melirik bersama untuk Masyarakat atau petani dia juga warga negara yang butuh kesejahteraan.

Saya tantang turun kelapangan dan memberikan solusi yang terbaik untuk masyarakat, sebab Petani tidak menunggu retorika dia hanya menunggu bukti dari kerja kepemerintahan.

Ayolah kita sama-sama berbuat untuk kesejahteraan petani sebab tanpa petani , yang di singgah sana mau makan apa.? Tanpa petani bagaimana kalian mau lanjutkan kelangsungan hidup.

Jadi sejahterakan petani sebab dia tolak ukur dari kelangsungan kehidupan kedepanya, tanpa dia kita tidak bisa melanjutkan aktifitas sebab aktifitas bisa berjalan itu butuh nutrisi dan lantas dari mana kalian mau mendapatkan hal itu kalau bukan dari cucuran keringat sang petani.

Mereka merindukan kesejahteraan, ingat dari pelosok untuk negri. Dari petani untuk NKRI. Tanpa petani kalian bisa apa.? Tanpa petani kalian mau apa.? Jadi ayolah kita sama-sama bergerak untuk mensejahterakan petani. Kalau bukan dari kalian masa kami mau menunggu dari Negeri seberang kan lucu .

[Penulis : Pardi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *