Siswa Minta Maaf, Kepsek MA Sapobonto Menyambut Dengan Bijak

  • Bagikan
Riswan saat meminta maaf kepada Drs. Miskin, Rabu (29/01/2020)

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.com – Terkait Pertanyaan Riswan, salah satu siswa MA YPPI Sapobonto mengenai uang komite pembangunan gedung, uang rekreasi penamatan dan dana lainnya beberapa hari lalu yang sempat membuat kekisruhan di sosial media, kini terjawab sudah.

Berdasarkan hasil mediasi yang difasilitasi Polsek Bulukumpa, Rabu 29 januari 2020, antara Riswa, pihak MA YPPI  Sapobonto dan media exposetimur.com, ahirnya semua menjadi clear.

Riswan yang sebelumnya mendatangi Kemenag Bulukumba mempertanyakan regulasi terkait dana komite tersebut, mengaku medapat jawaban bahwa, hal itu tidak melanggar karena sudah dilakukan pihak MA Sapobonto melalui musyawarah bersama orang tua siswa, yang memang pada saat rapat komite, diketahui, baik Riswan maupun orang tua/walinya tidak hadir pada saat pertemuan berlangsung.

Atas dasar itulah, dihadapan Kepala Sekolah, para guru, anggota Polsek Bulukumpa,  serta pihak media exposetimur, Riswan menyampikan permohonon maafnya kepada jajaran MA Sapobonto, terkhusus pada Drs. Miskin selaku Kepala Sekolah dan juga para gurunya, Ia menyatakan tetap ingin melanjutkan pendidikannya, yang sebentar lagi akan memasuki ujian ahir penamatan.

“Terkhusus kepada bapak Kepala Sekolah, saya minta maf atas sttus saya, juga saya minta maf kepada para guru guru saya, saya juga tetap ingin menyelesaikan sekolah saya. Waktu musyawarah Disekolah, saya memang tidak hadir saat musyawarah karena sedang sakit dan orang tua lagi ke Makassar. ” Tutur Riswan.

Permintaan maaf Riswan kemudian disambut baik oleh Kepala Sekolah dan para guru yang hadir dalam mediasi tersebut. Dengan bijak selaku orang tua, Drs.Miskin mengatakan, Sekolah MA YPPI Sapobonto yang dipimpinnya selalu terbuka dalam pembinaan suruh siswanya.

“Saya nak, tidak pernah merasa menutup ruang membina siswa, jadi silahkan datang belajar dengan baik karena sebentar lagi akan ujian ahir” jawab Drs. Miskin yang diketahui perintis pertama berdirinya sekolah tersebut.

Baca Juga :   Wujudkan Kebiasaan Baru, Kanit Lantas Polsek Bulukumpa Bagikan Masker di Pasar Rakyat Tanete

Selain itu, Ibu Jubaedah, salah satu guru mengatakan bahwa, masalah tersebut sebenarnya hanya perlu komonikasi dari Riswan kepada pihak sekolah, jika memang tidak memiliki kemapuan, dan tidak langsung memposting di sosial media.

“Waktu musyawarah dengan orang tua siswa, memang orang tua Riswan tidak hadir, kemudian juga dia (riswan red) kan belum membayar, seharusnya kan bisa disampikan ke kami sebelum diposting di facebook, tentu akan ada kebijakan, apalagi memang tidak semua membayar, tergantung yang mampu saja. Selain itu, antara Riswan dengan bapak Kepala Sekolah sangat dekat, biasa dia itu bonceng pak Miskin, kalau dia bilang tidak ada uangnya, pak Miskin langsung kasi” Ungkapnya.

Selain itu, Riswan juga meminta maf kepada media exposetimur karena tidak singkronnya keterangan yang diberikan, yang kemudian media menjadi sorotan.  Sebelumnya pada komentar disosial media, Ia mengaku tidak menyebut nama sekolah dan tidak meminta dipublikasikan. Namun melalui inbox bersama media, ada bukti lengkap percakapan saat wawacara berlangsung.

Dari hasil mediasi tersebut, baik pihak MA YPPi Sapobonto, Riswan dan pihak media, sudah mrmahami substansi kekisruhan tersebut. dan di ahir pertemuan, Riswa membuat pernyataan maaf secara tertulis untuk tidak mengulangi apa yang dilakukannya, kemudian bersalaman sambil mencium tangan Drs. Miskin disaksikan CEO exposetimur, Humas Polsek, para Guru dan beberapa orang yang hadir lainnya.

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: