CATATAN MILAD Ke-56 IMM

  • Bagikan
Penulis: Irfan, S.Pd., M.Pd (Wakil Rektor III UMB) bersama Istri

OPINI,EXPOSETIMUR.com – Momentum Milad IMM ke-56 tahun, menjadi momentum penegasan akan kiprah IMM yang terus hadir menjadi bagian dari arah gerak, persyarikatan, ummat, dan bangsa.

Kiprah IMM yang telah banyak melahirkan kader persyarikatan, kader ummat dan kader bangsa membuktikan bahwa sumbangsi IMM terhadap Negara ini sangat besar.

Penegasan IMM sebagai medium yang pencetak kader persyarikatan, kader ummat, dan kader bangsa sejatinya terus digelorakan oleh kader-kader merah maron di seantero negeri ini. Visi besar IMM untuk terus menjadi bagian dari arah gerak bangsa ini harus dijawab dengan prestasi emas.

Tujuan IMM “mengusahakan terbentuknya akademisi islam berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan muhammadiyaj” menjadi isyarat bahwa IMM harus hadir dengan tiga kriteria mendasar sebagai tujuan dari arah gerakannya.

Yang pertama “akademisi islam” IMM harus menjadi bukti lahirnya para cendikiawan-cendikiawan muda yang memiliki kualitas dan kualifikasi keilmuan yang memadai sebagai mana jargon IMM sukses “study unggul organisasi” jargon tersebut jangan hanya indah terlihat, manis diucapkan namun miskin pembuktian, maka sudah sejatinya dalam setiap momentum perhelatan akbar IMM, prestasi akademik menjadi tolak ukur layak dan tidaknya untuk menjadi nahkoda IMM disemua jenjang kepemimpinan.

Yang kedua “Akhlak mulia” istilah profetik begitu sering digunakan oleh kader-kader IMM dalam mewarnai ruang diskusi, dimimbar-mimbar pidato, bahkan tidak jarang istilah tersebut dijadikan sebagai polesan untuk mempercantik tema kegiatan, sejatinya istilah profetik sudah menjadi nalar gerakan kader IMM, lewat kaderisasi IMM akan lahir manusia- manusia yang punya kepribadian dan moralitas tinggi sehingga kader-kader IMM tidak menjadi latah dalam mengembang amanah ummat dan bangsa, imm mesti hadir menjadi solusi terhadap degradasi moral yang semakin menganga.

Baca Juga :   Hardiknas, Quo Vadis Pendidikan di Era Digital

Ketiga “Mencapai tujuan Muhammadiyah” apa yang diperjuangkan oleh muhammadiyah menjadiu giroh perjuangan IMM, karena IMM menjadi ujung tombak, cita-cita dan pelopor gerakan Muhammadiyah dimasa mendatang.

Jayalah IMM, abadi perjuangan kami
Billahi fii sabilil haq fastabiqul khaerat

Bulukumba, 14 maret 2020
Penulis: Irfan, S.Pd., M.Pd
Wakil Rektor III UMB

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *