Untuk Ayahanda, Kakanda dan Kader IMM Se-Kabupaten Bulukumba

  • Bagikan
Agus salim
Agus salim

OPINI, _ 04-06 Oktober 2021 menjadi momen berlangsungnya agenda besar kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kab. Bulukumba, dengan tajuk Musyawarah Cabang (MUSYCAB) yang ke-20, yang berlangsung di aula Kampus satu Universitas Muhammadiyah Bulukumba.

Seperti biasanya, dalam perhelatan musyawarah selalu hadir berbagai dinamika forum yang disebabkan oleh benturan paradigma kader yang multidimensi, dinamika yang seharusnya terselesaikan sebelum agenda musyawarah berakhir malah diperpanjang dengan gejolak masalah yang sangat bengis.
Musyawarah yang seharusnya berjalan dengan penuh khidmat dan di warnai dengan nilai prestisius yang lebih monumental, akan tetapi semua itu berbanding terbalik dengan adanya oknum kader yang menyebar video rekaman yang memuat beberapa rangkaian agenda forum musyawarah yang juga disertai dengan sentilan narasi propaganda dengan kedok “adanya pemukulan terhadap IMMawati di dalam forum”. rekaman Video yang di edar tersebut tidak dipahami dengan analisa yang tajam bahkan lebih cenderung memakai metode klarifikasi yang sangat sempit, tentu perihal tersebut sangat memilukan ketika sudah di telaah oleh khalayak dan permanen didalam benak publik. Dengan beberapa video yang dikirim di salah satu Group WhatsApp AMM Bulukumba dengan model propaganda yang perlu di luruskan dengan cara menyesuaikan, membandingkan, dengan penuh kesaksian yang jelas yang sesuai dengan suasana forum saat itu. Sekaligus sangat disayangkan sikap dari beberapa ayahanda, ibunda, kakanda bahkan kader yang langsung menyimpulkan tanpa disertai afirmasi pengetahuan yang mafhum akan musabab dari peristiwa tersebut. Juga Salah satu oknum kader dengan sengaja memotong rekaman video dengan lanjutan video yang sangat memalukan yang kontras dengan profil yang selalu digembor-gemborkan.

“Potongan video di kantongi oleh penulis”

Juga ditegaskan kepada pimpinan terpilih Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah periode 2021-2022, agar lebih tertata dalam menangani masalah internal ikatan, konflik dan keseimbangan organisasi sebagaimana visi yang telah di usung.

Baca Juga :   Meneguhkan Semangat Dalam Jiwa, Etos, dan Problematika Pendidikan, Selamat Hari Guru Nasional!

Tulisan ini tidak bermaksud untuk memperkeruh persepsi dari masing-masing kalangan yang tergabung dalam ikatan mahasiswa muhammadiyah, baik ayahanda/ibunda, kakanda dan keharmonisan berikatan kader.

Oleh : Agus Salim (Kader IMM)

(Isi diluar tanggung jawab Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: