SINJAI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memperkuat perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Sinjai Tahun 2026 yang resmi dibuka Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa (30/6/2026).
Mengangkat tema “Bersatu untuk Sinjai yang Ramah Anak”, ajang tersebut menjadi ruang partisipasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai bekerja sama dengan Forum Anak Masseddi Sinjai.

Kepala DP3AP2KB Sinjai, Andi Ariany Djalil, menjelaskan bahwa Grand Final diikuti oleh 18 finalis dari jenjang SMP dan SMA. Para peserta diseleksi untuk menjadi figur teladan yang memiliki karakter kuat, wawasan luas, serta kepedulian terhadap isu-isu perlindungan anak.
Menurutnya, Duta Anak diharapkan mampu menjalankan peran sebagai pelopor dan pelapor dalam memperjuangkan hak-hak anak, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sinjai yang semakin ramah anak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda menegaskan bahwa penyelenggaraan Pemilihan Duta Anak merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.
“Melalui Forum Anak Masseddi Sinjai, anak-anak diberikan ruang untuk menunjukkan potensi, mengembangkan bakat, sekaligus menyampaikan aspirasi mereka sebagai bagian dari pembangunan daerah,” ujarnya.
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap anak bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, pemerintah hingga lingkungan sekitar.
Ia berharap para Duta Anak yang terpilih nantinya tidak hanya menyandang gelar seremonial, tetapi mampu menjadi teladan bagi sesama, pelopor dalam berbagai kegiatan positif, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengancam keselamatan dan hak-hak anak.
Menutup sambutannya, Andi Mahyanto mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, lembaga pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Sinjai sebagai daerah yang semakin ramah anak melalui pemenuhan hak dan perlindungan anak secara berkelanjutan.
Acara Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Sinjai Tahun 2026 turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai Janwar Rauf, Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai Rozalina A. Mahyanto, para kepala organisasi perangkat daerah, serta perwakilan berbagai instansi dan organisasi terkait.
Versi ini menggunakan gaya bahasa yang lebih khas media arus utama, dengan alur yang lebih rapi, lead lebih kuat, serta mengurangi pengulangan sehingga lebih layak dipublikasikan di media online maupun cetak.
(Rils-hms-kumonfo|diolah)












