JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperoleh dukungan anggaran dan fasilitas kesehatan bernilai lebih dari Rp90 miliar setelah Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Dukungan tersebut mencakup penguatan sarana RSUD I Lagaligo Wotu, peningkatan fasilitas Puskesmas, serta pengadaan peralatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Sejumlah bantuan itu diharapkan dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat hingga wilayah pelosok.
Dalam audiensi tersebut, Irwan didampingi Sekretaris Daerah Luwu Timur Ramadhan Pirade, Direktur Utama RSUD I Lagaligo dr. Irfan, Kepala Dinas Kesehatan dr. Helmy Kahar, serta Dewan Pengawas RSUD Syahrir Pasinringi.
Rombongan diterima langsung oleh Wamenkes Dante Saksono Harbuwono bersama jajaran Kementerian Kesehatan di Gedung dr. Adhyatma, MPH.
Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan strategis sektor kesehatan, dengan mempertimbangkan luas wilayah, tantangan geografis, serta kebutuhan peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan medis di Luwu Timur.
Salah satu agenda utama yang dibahas ialah usulan dukungan pendanaan APBN Tahun Anggaran 2027 untuk relokasi dan rehabilitasi 10 Puskesmas prioritas, sekaligus penguatan prasarana dan peralatan medis RSUD I Lagaligo Wotu.
RSUD I Lagaligo Diperkuat Layanan Jantung
Pada sektor rumah sakit, dukungan yang diperoleh meliputi pengadaan 100 unit tempat tidur pasien serta peralatan Catheterization Laboratory (Cathlab) senilai Rp26 miliar untuk mendukung pelayanan penyakit jantung.
Kehadiran Cathlab diharapkan memperkuat kemampuan rumah sakit dalam memberikan layanan diagnostik dan tindakan intervensi jantung, sehingga akses masyarakat terhadap pelayanan tersebut dapat semakin baik.
Sementara itu, untuk pelayanan kesehatan tingkat pertama, setiap Puskesmas yang masuk dalam skema bantuan akan memperoleh alokasi Rp4 miliar beserta ambulans. Selain itu, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,2 miliar dialokasikan untuk tiga Puskesmas Pembantu (Pustu).
Penguatan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan medis.
Peralatan Labkesmas Senilai Rp30 Miliar Mulai Didistribusikan November
Dukungan lainnya berupa peralatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat dengan nilai mencapai Rp30 miliar. Peralatan tersebut dijadwalkan mulai didistribusikan pada November 2026.
Penguatan Labkesmas diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pemeriksaan laboratorium serta mendukung kegiatan surveilans dan pemantauan faktor risiko kesehatan masyarakat.
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono berpesan agar seluruh dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap bantuan dan anggaran tersebut turut mendukung kesejahteraan sumber daya manusia kesehatan serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Luwu Timur.
Bupati Tegaskan Komitmen Pengelolaan Bantuan
Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Kesehatan, dan seluruh jajaran Kementerian Kesehatan RI atas perhatian terhadap kebutuhan sektor kesehatan di Luwu Timur.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di daerah yang memiliki wilayah luas dan sebaran penduduk hingga kawasan pelosok.
“Alhamdulillah, audiensi kami disambut sangat baik oleh Bapak Wamenkes. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Kesehatan dan Bapak Wamenkes Dante beserta seluruh jajaran Kemenkes RI atas perhatian dan dukungan luar biasa untuk Luwu Timur,” ujar Irwan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan dukungan tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Tidak ada artinya bantuan besar kalau tidak dikelola dengan baik. Ini amanah untuk kesejahteraan masyarakat Luwu Timur,” tegasnya.
Dengan dukungan anggaran, sarana, dan peralatan tersebut, Pemkab Luwu Timur berharap kapasitas fasilitas kesehatan semakin kuat, layanan medis semakin mudah diakses, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
(Rils/Kominfo-SP | Diolah)












