Janji yang Ditunaikan di Hadapan Ribuan Jamaah, Bupati Irwan Serahkan Motor untuk Ibu Pejuang Tiga Anak

Dok Kominfo-sp

Luwu Timur, — Di tengah gemuruh lantunan zikir dan tausiah dalam Tabligh Akbar “Luwu Timur Menjemput Hidayah”, sebuah momen penuh haru tersaji di hadapan ribuan jamaah yang memadati Lapangan Benteng Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu malam (06/06/2026).

Bukan sekadar agenda keagamaan, malam itu menjadi saksi nyata komitmen Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam menepati janji kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di hadapan masyarakat, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran manajemen PT Vale Indonesia, serta penceramah nasional Ustadz Muhammad Nur Maulana, Bupati Irwan menyerahkan langsung satu unit sepeda motor kepada Fani Sabrina (40), seorang ibu tunggal yang selama ini berjuang menghidupi dan membesarkan tiga anaknya seorang diri.

Bantuan tersebut merupakan realisasi dari janji yang pernah disampaikan Bupati saat mengunjungi kawasan UMKM Al Ma’un Corner, pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dibina Komunitas Berbagi Al-Maun Sorowako.

Dalam kunjungan tersebut, Irwan mendengarkan langsung kisah hidup Fani yang harus menjalani peran ganda sebagai ibu sekaligus tulang punggung keluarga setelah ditinggal sang suami. Kisah perjuangan itu menyentuh hati Bupati dan Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani, yang turut mendampinginya saat itu.

Tidak berhenti pada rasa empati, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kemudian mengambil langkah konkret. Bupati menginstruksikan Camat Nuha untuk membantu mencarikan hunian yang lebih layak bagi Fani dan ketiga anaknya. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan tersedianya fasilitas Rusunawa sebagai tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi keluarga tersebut.

Namun perhatian pemerintah tidak berhenti di sana. Menyadari kebutuhan mobilitas Fani untuk menjalankan usahanya di Al Ma’un Corner, Bupati kembali berjanji akan membantu menyediakan kendaraan operasional. Janji itulah yang akhirnya ditunaikan pada malam Tabligh Akbar tersebut.

Dalam sambutannya, Irwan mengaku kagum terhadap keteguhan dan semangat hidup yang dimiliki Fani Sabrina dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

“Ibu Fani adalah sosok perempuan tangguh yang tidak menyerah pada keadaan. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, beliau tetap berjuang demi masa depan anak-anaknya,” ujar Irwan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan semata-mata bentuk kepedulian pemerintah, melainkan bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat Luwu Timur.

Ia berharap kendaraan tersebut dapat membantu memperlancar aktivitas usaha Fani sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi ketiga anaknya.

Malam itu, tepuk tangan jamaah bergema ketika kunci kendaraan diserahkan secara simbolis. Bagi sebagian orang, sepeda motor mungkin hanyalah alat transportasi. Namun bagi Fani Sabrina, bantuan tersebut menjadi simbol hadirnya harapan, perhatian, dan kepedulian yang memberikan energi baru untuk terus melangkah menghadapi kehidupan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendasar dan menyentuh sisi kemanusiaan.

(Rils/Kominfo-sp|diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *