LUWU TIMUR – Upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat terus diperkuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Timur melalui inovasi DUKCAPIL AKTIF (Akta Tuntas, IKD Aktif).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan jemput bola di Kecamatan Nuha, Senin (19/10/2026). Dalam kegiatan itu, Disdukcapil Luwu Timur mencatat 105 layanan, meliputi pengurusan dokumen kependudukan hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dari total layanan tersebut, sebanyak 76 dokumen berhasil dituntaskan, terdiri atas 36 Kartu Keluarga (KK), 34 akta kelahiran, dan enam akta kematian. Sementara itu, 29 warga memperoleh layanan aktivasi IKD.
Capaian ini menunjukkan bahwa pelayanan langsung di tingkat kecamatan menjadi salah satu upaya strategis untuk memangkas hambatan akses masyarakat terhadap administrasi kependudukan, terutama bagi warga yang harus menempuh perjalanan ke kantor Disdukcapil di Malili.
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Luwu Timur sekaligus inovator DUKCAPIL AKTIF, Rosmala Dewi, mengapresiasi antusiasme masyarakat Nuha dalam memanfaatkan layanan tersebut.
Menurutnya, tingginya jumlah layanan pada hari pertama pelaksanaan jadwal pekan ini menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus memperluas jangkauan pelayanan yang mudah diakses, cepat, dan tuntas.
“Alhamdulillah, di hari pertama pelaksanaan jadwal pekan ini, di Kecamatan Nuha kita berhasil melayani 105 layanan. Ini membuktikan inovasi DUKCAPIL AKTIF benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin dokumennya tuntas dan IKD-nya aktif tanpa harus ke kantor Dukcapil di Malili,” ujar Rosmala Dewi.
Ia menjelaskan, DUKCAPIL AKTIF dirancang dengan pendekatan pelayanan proaktif, yakni petugas hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu pengurusan dokumen sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan identitas kependudukan digital.
Melalui prinsip Datang, Urus, Selesai, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan secara lebih praktis tanpa terbebani jarak dan waktu perjalanan.
“Prinsip kami Datang, Urus, Selesai. Sebanyak 76 dokumen berupa akta dan KK serta 29 aktivasi IKD hari ini langsung tuntas di tempat. Kami akan terus lanjut ke Towuti, Wasuponda, Kalaena, dan Angkona. Manfaatkan layanan gratis ini,” pungkasnya.
Disdukcapil Luwu Timur berharap keberlanjutan program tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan yang lengkap dan valid, sekaligus memperluas penggunaan IKD sebagai bagian dari transformasi pelayanan administrasi kependudukan.
Dengan pendekatan jemput bola, pelayanan kependudukan diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh hak atas dokumen kependudukan secara lebih mudah dan merata.
(Nh-exp/tim)












