Laporan Dugaaan Pelecehan Suksual, Polres Bulukumba Langsung Gelar Perkara

  • Bagikan
Gelar Perkara Laporan Kasus dugaan Pelecehan Sensual di ruang gelar Polres Bulukumba, Rabu (13/11/2019)

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.COM _ Laporan dugaaan kasus pelecehan sensual yang dilaporkan februari 2019 oleh orang tua korban HS, dengan korban TY (14), yang sempat viral di salah satu group facebook, langsung direspon serius Polres Bulukumba dengan melakukan gelar perkara di ruang gelar Polres Bulukumba, Rabu (13/11/2019).

Gelar perkara di Pimpin Langsung Kasat Reskrim Bulukumba, AKP. Bery Juana Putra, SIK, yang ikut dihadiri Kanit PPA, Kanit Tipikor, kanit Reskrim dan Provost, serta beberapa anggota Kepolisian lainnya.

Dalam pemaparan kanit PPA Bripka, Ajis Safri bahwa, laporan pelecehan sensual tersebut tidak dihentikan, hanya saja terkendala dengan alat bukti, dan sementara mencari alat bukti baru sebagai pedukung. Bripka Ajis ini diketahui baru bertugas empat bulan terahir.

Senada dengan Bripka Fatir SH, MH yang juga memberikan tanggapanya mengatakan bahwa, terkait keluhan tidak ditahannya terduga pelaku, pihak polres tidak menghentikan kasus tersebut, hanya saja karena alat bukti belum mencukupi sehingga terduga pelaku hanya dikenaka wajib lapor sampai menunggu penguatan alat bukti baru.

Sementara (HS) Ibu korban menjelaskan di depan forum bahwa, kejadian pada bulan februari 2019 tersebut, bermula saat terduga pelaku datang mengetuk pintu sekitar pukul 01:00 wita. Hal tersebut setelah suaminya berangkat kerja. Keesokan harinya, (pagi red) terduga pelaku datang kembali dan mengatakan “kenapa kamu tidak buka pintumu semalam” Ujar ibu korban menirukan bahasa terduga pelaku.

Lebih lanjut dikatakan Ibu korban, ” setelah dia datang paginya, pelecehan terhadap anak saya terjadi. waktu itu anak saya sendiri karena saya pergi menjula dilapangan, pas kejadian saya ditelpon adik saya” ungkapnya.

Ibu korban menjelaskan ” jadi anakku langsung gemetar dan tanya mamaku dan kemudian mamaku tanyaka bahwa, waktu datang sudah tidak pake baju, alasan mau beli rokok, namun lewat pintu utama, bukan pintu kios, langsung masuk buka gorden bertanya mana mamamu, kemudian anakku bilang tidak adai, ahirnya anakku bilang cepatmaki kalau mau beli rokok, kalau tidak keluarmaki, kutanyaki itu bapakku, ahirnya pelaku mengatakan saya perkosako kalau banyak bicara dan langsung mendekat meremas payudara anak saya. Anakku langsung medorong keluar pelaku dan saat itu dilihat oleh ponakanku” jelasnya HS.

Baca Juga :   Aliansi Mahasiswa Bulukumba Demo di Polda Sulsel, Desak Evaluasi Polres Bulukumba dan Polsek Kajang

Diakui ibu pelaku bahwa, beberapa saat setelah kejadian, pelaku datang lagi dengan alasan mau memutiskan Kalau tindakannya hanya bercanda, namun ia tidak menerima dan sempat melempari terduga pelaku, dan ahirnya terduga pelaku lari dan dikejar beberapa keluarga korban sehingga motor dan sendainya ketiggalan” akunya.

Selain itu, salah satu warga yang mengantar keluarga terduga pelaku ke Polres Bulukumba mengatakan bahwa, ia hanya sekedar mengantar dan menurutnya terduga pelaku sama ayah korban berteman baik, jadi dia juga merasa heran kenapa ada hal demikian. Ia mengaku tidak terlalu tau terkait masalah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP. Bery Juana Putra, SIK, mengatakan akan meminta kanit PPA untuk menemukan bukti tambahan dalam menguatkan bukti bukti kasus ini, dan ia memastikan tetap memunitor.

“kita hadirkan pihak Provost, pihak korban serta lembaga yang kebetulan hadir, sebagai bukti bahwa kami terbuka dalam kasus ini. Artinya kalau ada penyidik main main, maka provost akan bertindak” pungkasnya

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *