MAKASSAR,EXPOSETIMUR.com – Permasalahan Narkoba di Sulawesi Selatan memang sangat pelik. Mulai dari minimnya stakeholder untuk ikut berperan serta dalam kegiatan P4GN, meningkatnya suplay Narkotika ke tanah air dengan modus yang sangat beranekaragam, serta rayuan penyalahgunaan kewenangan baik dari sisi penegakan hukum dan Layanan rehabilitasi pada lembaga rehabilitasi komponen masyarakat. Membuat BNN kerap kali mengalami kendala.
Belum lagi permasalahan internal BNN yakni, kurangnya anggaran untuk memberikan layanan pencegahan, pemberdayaan masyrakat, rehabilitasi dan pemberantasan peredaran gela narkotika di seluruh kabupaten/ kota di Sulawesi Selatan, permasalahan kurangnya BNN kabupaten kota yang melembaga, dan juga kurangnya personil BNN di Sulawesi Selatan.
Peasalahan tersebut sedikit dapat tertangani dengan adanya Personil baru, dimana hari ini, Jumat (21/02/20), BNNP Sulawesi Selatan mendapat suplay tenaga dari Polda Sulsel sebanyak 5 orang personil polisi, yang nantinya akan ditempatkan di BNNP Sulsel dan BNN Kota Palopo. Dari 5 personil tersebut, 3 diantaranya akan ditempatkan di Bidang Pemberantasan BNNP Sulawesi Selatan dan 2 lainnya akan ditempatkan di BNN Kabupaten/Kota.
Idris Kadir selaku Kepala BNNP Sulawesi Selatan menyambut personil Polda sulsel yang ditugas ke BNN dengan harapan personil g ditunjuk dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja di BNN dan tetap menjaga komitmen dan integritas dalam bekerja
“Semoga dengan tambahan personil penugasan dari Polda Sulsel akan menguatkan daya dan kemampuan BNNP Sulsel dalam upaya penegakan hukum di wilayah Hukum Sulawesi Selatan” Ujar Idris Kadir.
(Red)












