Jalan penghubung Lamba Leda Timur- Ibukota Matim Rusak Parah, Bupati dan Wabup Dinilai Gagal Total

Para sopir angkutan umum saat gotong royong perbaiki jalan Kecamtan Lamba Leda Timur

Matim, Exposetimur.com _ Jalan penghubung antara wilayah Kecamatan Lamba Leda Timur menuju tiga ibu kota Kabupaten rusak parah yakni menuju ibu kota Manggarai Timur, Manggarai Tengah dan Manggarai Barat. Hal tersebut mendapatkan Kecaman dari berbagai pihak, khususnya masyarakat di wilayah Kecamatan setempat dan menilai Bupati Ande Agas dan Wakil Bupati Stefanus Jaghur yang memimpin Kabupaten Manggarai Timur gagal total.

Salah satu pemuda asal Kecamatan Lamba Leda Timur, Wanto Ngada menyampaikan secara tegas bahwa, buruknya kondisi jalan raya yang menghubungkan wilayah Kecamatan itu menuju kota Kabupaten menunjukan kegagalan Bupati Ande Agas dan Stefanus Jaghur sebagai wakil bupati.

Disampaikan bahwa tiga tahun Ande Agas dan Stefanus Jaghur menahkodai Manggarai Timur tidak menimbulkan perubahan yang signifikan diberbagai sektor, khususnya infrastruktur jalan raya yang merupakan salah satu kebutuhan masyarakat setempat dalam melancarkan laju perputaran ekonomiannya.

“Selama tiga tahun Ande Agas dan wakilnya, jalan ini sama sekali tidak ada perhatian serius, kondisi jalan yang sangat parah ini juga menjadi penyebab utama Lambatnya aktivitas masyarakat setempat dalam perputaran ekonomi” tegasnya Senin (19/04/21)

Wanto Ngada, Pemuda Desa Rengkam, Kecamatan Lamba Leda Timur, Mantan presiden BEM IKIP PGRI Kaltim

Mantan presiden BEM IKIP PGRI Kaltim itu juga menjelaskan bahwa, beberapa hari yang lalu para sopir dari wilayah Kecamatan Lamba Leda Timur gotong royong perbaiki jalan yang rusak parah di beberapa titik yang ada, namun ada hal yang membuatnya kecewa dengan keputusan para sopir tersebut karena menaikkan tarif angkutan umum dari wilayah itu menuju kota Ruteng.

” Kita tentu apresiasi atas niat baik dari para sopir yang mengikuti bakti sosial tersebut, namun jangan sampai niat baik itu dibarengi dengan keputusan sepihak yang pada akhirnya ada yang merugikan”Jelasnya.

Ia juga menilai bahwa kegiatan para sopir dalam bakti sosial tersebut juga sekaligus memberi kritikan keras kepada pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif yang selama ini tidak serius menangani beberapa persoalan pembangunan infrastruktur di wilayah itu.

Untuk memperbaiki kualitas infrastruktur jalan tersebut, ia berharap agar instansi yang berwenang segera turun ke lapangan tak terkecuali anggota DPR asal dapil wilayah kecamatan tersebut supaya mengetahui langsung kondisi dilapangan.

” Saya berharap agar semua instansi yang bertanggung jawab atas persoalan tersebut segera turun ke lapangan, termasuk anggota dewan yang menjadi sumber suara kemenangan dari Dapil Lamba Leda Timur pada pileg yang lalu” Tutupnya.

sementara itu, wakil ketua 1 DPRD Manggarai Timur ketika di konfirmasi enggan mengomentari, meskipun pesan yang di kirim media ini telah di bacanya. (Rep/Eventius Suparno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *