Polemik Angkat 1-2 Milyar, HRD PT. VDNI dan PT. OSS ; Oknum Salah Penafsiran

  • Bagikan

Sultra–  http://exposetimur.com Human Resource Department (HRD) PT.VDNI dan PT.OSS,” Ahmad zaikusen,angkat bicara menyoal adanya tudingan dalam pemberitaan salah satu media onlone bahwa pihak HRD memberi tawaran,”1-2 Milyar kepada Tenaga Kerja Lokal Karyawan Eks PT.VDNI dan PT.OSS yang telah mengajukan pengunduran diri dari perusahaan,yang mana sebelumnya karena adanya miskomunikasi internal diperusahaan tersebut.

Sebelumnya, salah satu media online menuding bahwa pihak HRD PT. Virtue Dragon Nickel Industry (PT.VDNI)dan PT Obsidian Stainless Steel (PT.OSS)

tidak lagi menjalankan tugas sebagai fungsi HRD atau sudah berbalik arah.

Hal itu bermula setelah adanya pengakuan dari salah satu tenaga kerja lokal tersebut, Erbi selaku karyawan perusahaan PT. OSS yang mengatakan bahwa pihaknya berasama rekan-rekannya pernah di panggil oleh HRD perusahaan tersebut pada hari rabu (08/12/21).

Dari pengakuanya tersebut bahwa mereka di panggil menghadap bersama ketiga teman,kemudian dalam keteranganya bahwa HRD memaksa mereka untuk jujur tanpa adanya alasan secara detail,”katanya.

Kemudian pengakuan lainya,” jika pihaknya bersama rekan-rekannya berinisial I dan P ditawari uang sebanyak 1 milyar bahkan sampai 2 Milyar oleh pihak HRD,”begitu pernyataan tersebut yang dilangsir disalah satu media online.

Berdasarakan perihal tersebut diatas,dengan adanya tudingan bahwa pihak HRD PT.VDNI dan PT.OSS tidak lagi menjalakan tugas dan fungsinya,”

Ahmad Zaikusen,selaku Human Resource Department (HRD),memberikan penjelasan bahwa,” jika perihal yang di maksud seperti yang telah diuraikan di atas hanyalah miskomunikasi atau pihak yang kami maksud salah memahami atau menafsirkan bahasa yang dilontarkan pihak Human Resource Department(HRD)saat itu,”Terangnya

Dalam keterangan persnya, Ahmad zaikusen,selaku Human Resource Department(HRD) mengatakan bahwa

“tidak ada yang menawari mereka, dalam tim building terkait transisi HRD berfokus pada dua hal yaitu integritas dan loyalitas, “Terang Ahmad Zaikusen.

Baca Juga :   Polemik Blangko KTP-EL di Kantor Capil Bulukumba.?, Begini Penjelasannya

Kata ia menguraikan,”integritas salah satunya adalah kejujuran untuk memudahkan memahami integritas salah satunya dengan kejujuran misalkan jika diberikan perbandingan, misalnya pilih kejujuran atau uang sebanyak 1, 2 atau bahkan 10 Miliar maka orang yang berintegritas akan memilih kejujuran,”Tuturnya

Lanjut dikatakan Ahmad Zaikusen,”setelah memamparkan beberapa hal tersebut saat itu,pihaknya (HRD),”bertanya kepada mereka kalau temen temen pilih mana? Kejujuran atau uang 1,2 atau bahkan 10M dan mereka dalam diskusi itu memilih kejujuran.”Tandasnya

Tentu hal tersebut,”kami selaku pihak (HRD )memberikan apresiasi atas jawaban tersebut ,sebab menurut ia karena hal ini lebih kepada diskusi membuka cakrawala tentang integritas dalam tim building dalam rangka memperkuat integritas bukan menawari,”Terangnya.

Lebih lanjut dikatakan,”Ahmad Zaikusen,saat itu selesai diskusi mereka semua menerima dan mengucapkan terimakasih dan siap berintegritas dan kemudian membuat pernyataan tertulis pada tanggal 8 Desember 2021, dan mereka meminta maaf dan mencabut TTD petisi, kemudian tanggal 10 kemarin mereka mengundurkan diri, lalu setelah itu Isu tersebut muncul yang seolah olah menyudutkan pihak HRD PT.VDNI dan PT.OSS,”Tandasnya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: