Ragam  

Kilas Danau Towuti, Warga Keluhkan Minimnya Ketersedian Air Bersih

Foto Jaringan Pipa HDPE 3" Fasilitas Air Bersih Towuti PT Vale saat di blasing mengeluarkan kotoran lumpur.

LUTIM, exposetimur.com|Danau Towuti merupakan danau purba yang terbentuk akibat dari aktivitas tektonik dari pergerakan lempeng kerak bumi pada akhir masa pilosen.

Danau Towuti saat ini banyak dimanfaatkan untuk jalur transportasi umum dan perusahaan, bahkan Danau Towuti ini menghubungkan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Potensi Kawasan Danau Towuti dari sisi lingkungan terbagi menjadi Potensi Ekosistem, Potensi Flora dan Potensi Fauna.

Hamrullah selaku warga Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur saat diwawancarai oleh Team Work exposetimur di Sektertariat Jaringan Komunikasi Masyarakat Lingkar Tambang Indonesia, Senin, (23 Januari 2022) menjelaskan bahwa, Selama ini Danau Towuti memiliki fungsi untuk Transportasi Air, Pariwisata, Usaha perikanan, “Air Minum” dan Aliran sungai di hulunya digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang listriknya dimanfaatkan untuk Pabrik Nikel dan Masyarakat sekitar.

Hamrullah pun memaparkan bahwa: “Negara menjamin hak setiap orang untuk mendapatkan air bagi kebutuhan pokok minimal sehari-hari guna memenuhi kehidupannya yang sehat, bersih, dan produktif,katanya

Pengelolaan sumber daya air dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurut Kep. Menkes No. 907/MENKES/SK/VII/2002, bahwa setiap pengelola sumber daya air diwajibkan melakukan pengelolaan dan pengawasan sumber mata air, dengan cara : Menjamin air yang diproduksi memenuhi syarat-syarat kesehatan, dengan melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap kualitas air yang diproduksi berdasarkan UUD 1945, UU No 5 /1990 KSDAHE dan PP 42/2008 PSDA.

” Permasalahan Air Bersih Towuti yang tak henti-hentinya menjadi perbincangan warga Desa Matompi.
Ketersediaan air bersih yang layak, baik kualitas maupun kuantitas bagi
masyarakat berdasarkan Kemenkes 907/2002) belum sepenuhnya terlaksana dikarenakan adanya penyumbatan pada jaringan pipa air bersih yang mengakibatkan ketersedian Air tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat” Paparnya

Baca Juga :   Pemimpin Itu Seperti Apa? Sugiarto Berpendapat Begini

Tegas Hamrullah, Sejak dibangunnya fasilitas air Bersih Towuti sebagai bentuk komitmen dan Kepedulian Perusahaan PT Vale Indonesia,Tbk tentang janji pengalihan air bersih karena kegiatan pertambangan ini, ada beberapa temuan secara teknis ketersedian Air tidak maksimal, salah satu contoh yang diungkapkan Hamrullah, yaitu jaringan oipa air yang berada di Jl Jendral Sudirman didekat batas Desa Timampu dan Desa Matompi saat diblasing mengeluarkan endapan seperti kotoran lumpur.

Terakhir, Hamrullah yang kerap disapa Ulla oleh warga sekitar, dari temuan tersebut menduga bahwa Manajemen penyelenggaraan air bersih tidak sepenuhnya terencana dan profesional serta Peran dari pengawasan internal dan eksternal tidak sepenuhnya berfungsi dan bertanggung jawab”,tutupnya

Sampai berita ini di turunkan, team work exposetimur belum berhasil meminta tanggapan pihak PT. Vale.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *