Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur menggelar kegiatan Kampanye Anti Korupsi di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum bersama untuk meneguhkan semangat kejujuran dan integritas di lingkungan birokrasi daerah.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, H. Bahri Suli, dengan mengusung tema yang menyentuh:
“Jujurlah untuk Dirimu Sendiri, Jujurlah untuk Keluargamu, dan Jujurlah dalam Mengabdi untuk Negeri Ini.”
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari langkah pencegahan agar aparatur pemerintah tetap berada di jalur yang benar.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjaga amanah sebagai abdi negara dan menjauhkan diri dari perbuatan yang melanggar hukum, khususnya korupsi,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menampilkan pemutaran film pendek berjudul “Selesai”, karya Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat — film yang pernah meraih Juara II Festival Film Pendek Anti Korupsi 2023.
Film tersebut menjadi pengantar refleksi bersama tentang bagaimana tindakan koruptif bisa bermula dari hal kecil yang sering kali dianggap sepele.
Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Budi Nugraha, dalam pesannya menegaskan pentingnya bekerja dengan niat yang lurus.
“Dari film tadi kita belajar, korupsi bisa muncul dari hal-hal sederhana. Jangan pernah menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Bekerjalah dengan niat tulus untuk Luwu Timur, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para ASN agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Kita harus menanamkan nilai kejujuran pada diri dan keluarga. Katakan tidak pada tindakan yang bisa mencelakakan diri kita, keluarga, dan daerah yang kita cintai,” pesan Kajari.
Sebagai bentuk apresiasi dan perpisahan, kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada Kajari Budi Nugraha, yang memasuki masa akhir tugasnya di Luwu Timur.
Turut hadir dalam kegiatan ini para Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala OPD, Camat, Kabag, serta PPK dari berbagai proyek strategis daerah. (rils/Kominfo-sp)












