Lansia Seabad di Kalaena Menangis Haru Saat Terima Kartu Bantuan dari Pemkab Luwu Timur

Dok Kominfo-Sp

Lutim – Momen penuh haru tersaji di Kecamatan Kalaena saat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyalurkan Kartu Lansia, Selasa (4/11/2025). Program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan wujud nyata kasih dan kepedulian pemerintah kepada warga lanjut usia yang telah berjasa bagi daerah.

Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, turun langsung menyerahkan Kartu Lansia secara simbolis. Ia menyapa satu per satu penerima manfaat, memeluk mereka dengan lembut, dan memberikan semangat dengan senyum tulus.

“Ini adalah bentuk kasih kami kepada orang tua kami semua. Doakan kami sehat agar bisa terus melayani masyarakat,” ucap Wabup dengan mata berkaca-kaca.

Salah satu penerima, Purwadi (70), warga Desa Sumber Sari, sudah sembilan tahun terbaring akibat stroke. Meski tubuhnya lemah, semangatnya untuk hadir menerima bantuan tetap menyala.

“Saya bersyukur, masih ada yang peduli dengan orang seperti saya,” ujarnya lirih, menahan haru.

Dari Desa Non Blok, Toko (88) datang dengan cucunya. Meski penglihatannya kabur, ia tetap memaksa datang menggunakan motor—bahkan tubuhnya harus diikat dengan sarung agar tak terjatuh.

“Saya bahagia sekali. Semoga pemerintah terus memperhatikan masyarakat kecil,” katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, perhatian publik tertuju pada sosok Jumardi (103), lansia tertua di Kecamatan Kalaena. Dengan tubuh renta namun masih kuat berjalan, ia tampak bahagia menerima bantuan.

“Saya tidak menyangka masih diperhatikan di usia ini. Terima kasih banyak, semoga yang membantu diberi panjang umur,” tuturnya haru.

Penyaluran Kartu Lansia di Kalaena bukan sekadar acara formal, melainkan simbol kasih dan penghormatan untuk para sesepuh yang telah mengabdi dalam diam.

Sebanyak 131 lansia dari tujuh desa di Kecamatan Kalaena, serta 75 lansia dari dua desa di Kecamatan Angkona ikut menerima manfaat program ini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Sosial dan P3A Joni Patabi, Camat Kalaena Marsuki, Camat Angkona Putu Gedhe, serta perwakilan Bagian Kesra, Dinas Sosial, Tagana, dan Bank Sulselbar, yang berbaur hangat bersama para penerima.

“Kami ingin para orang tua kita di usia senja merasa dihargai, bukan dilupakan,” tutur Joni Patabi usai kegiatan.

Momen sederhana itu meninggalkan kesan mendalam — bahwa perhatian tulus kadang jauh lebih bermakna dari sekadar bantuan. (Rils/kominfo-sp)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *