MANOKWARI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putra terbaik Kabupaten Luwu Timur di tingkat nasional. Tim Paduan Suara Pria Kabupaten Luwu Timur yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih medali emas pada Kategori Paduan Suara Pria dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang berlangsung di Manokwari, Papua Barat.
Keberhasilan tersebut dipastikan setelah tim tampil memukau di hadapan dewan juri pada Sabtu (27/6/2026). Dengan membawakan repertoar secara harmonis, penuh penghayatan, dan disiplin musikal yang tinggi, kontingen Sulawesi Selatan berhasil mencatatkan hasil terbaik dan mengantarkan Luwu Timur meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional.
Raihan medali emas itu menjadi buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, disertai latihan intensif menjelang pelaksanaan kompetisi. Kekompakan antarpeserta serta dedikasi para pelatih menjadi modal utama hingga mampu bersaing dengan kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sebelumnya, kontingen Luwu Timur telah tiba di Manokwari pada 20 Juni 2026 untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung sejak 18 hingga 28 Juni 2026.
Kontingen Luwu Timur diperkuat oleh 28 peserta, didampingi lima pelatih dan 15 official. Selama mengikuti kompetisi, mereka mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur serta berbagai pihak yang turut mengawal persiapan hingga pelaksanaan lomba.
Turut mendampingi kontingen di Manokwari antara lain Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Luwu Timur, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu Timur, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Luwu Timur, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Luwu Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Esra Lambang, serta jajaran official.
Keberhasilan meraih medali emas tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kontingen, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur dan Provinsi Sulawesi Selatan di panggung nasional.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan seni paduan suara gerejawi di Luwu Timur terus menunjukkan perkembangan yang positif. Melalui dukungan pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, potensi generasi muda di bidang seni vokal mampu berkembang hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Luwu Timur untuk terus mengembangkan bakat dan prestasi di berbagai bidang, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang tidak hanya berkembang dalam pembangunan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia berprestasi di tingkat nasional.
(nh-exp/tim)












