Syamsuddin Alimsnyah Siap Ikut Uji Kompetensi di Partai Golkar

  • Bagikan
Syamsuddin Alimsnyah, Bakal Calon Bupati Bulukumba

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.COM _ Partai Golkar akan menggelar uji kompetensi terhadap para Bakal Calon Bupati Bulukumba yang mendaftar melalui partai berlambang pohon beringin tersebut, agenda akan dilaksanakan pada Selasa 24 Desember 2019, di Hotel Singgasana. Kak Syam selaku Bakal Calon Bupati Bulukumba telah mendapat undangan resmi dari Golkar untuk tampil memaparkan visi misinya dalam uji kompetensi tersebut, Kak Syam menegaskan siap hadir.

Menurut informasi, dari 21 Kandidat bakal bakal calon yang mendaftar di Golkar, kini yang masih tertahan sisa 6 orang kandidat masing masing Risman Pasigai, Andi Hamsah Pangky, Syamsuddin Alimsyah, Jamal Syamsir, Andi Muhtar dan Tomi Satria Yulianto.

Syamsuddin Alimsyah menjadi satu satunya bakal calon yang berlatar belakang aktivis NGO yang bergerak dalam isu anti korupsi dan pelayanan publik.
Sebagai Bakal Calon Bupati Bulukumba dengan latar belakang tokoh nasional antikorupsi, visi misi Kak Syam menekankan sikap inovasi yakni menjadikan Kabupaten Bulukumba sebagai pusat kawasan terpadu di selatan-selatan yang inovatif, kompetitif, sejahtera, dan berbudaya.

Dalam bidang kesehatan, suami Andi Mariattang Anggota DPR RI 2014-2019 dan pengurus DPP PPP ini berkomitmen menjadikan RSUD Bulukumba sebagai pusat rujukan regional kawasan, khususnya kawasan selatan-selatan dengan standar internasional

Kak Syam akan memastikan ketersediaan dokter ahli secara full time, fasilitas medis berstandar, dan pelayanan paramedis dengan kualifikasi standar pelayanan maksimal, paling penting juga akan membangun rumah sakit tipe D sebagai penyangga di tiga wilayah yakni Bulukumba bagian barat, tengah, dan timur, termasuk juga akan memastikan pelayanan home care untuk keluarga tidak mampu.

Khusus dalam bidang pelayanan publik, pendiri KOPEL Indonesia ini berkomitmen mewujudkan inovasi pelayanan publik berbasis smart city. Memastikan akses internet menjangkau setiap desa agar pelayanan publik menjadi terintegrasi, melakukan inovasi three ini one, yakni pelayanan identitas secara gratis, setiap anak yang lahir akan akan mendapatkan kartu anak, akte lahir, begitupula perubahan KK yang akan diterima paling lambat sepuluh hari setelah lahir dan akan diantarkan langsung ke rumah tanpa dipungut biaya. Kak Syam memang dikenal sebagai pejuang pelayanan, ia telah mendampingi berbagai daerah di Indonesia dalam hal memajukan pelayanan publik, diantaranya NTT, Minahasa Utara, Waktobi, Kabupaten Bogor dan lain-lain.

Baca Juga :   Adhi Bintang: Sosok Zainuddin Hasan dan Peluang H. Askar

Pelayanan publik juga akan dimaksimalkan dalam bidang pendidikan berupa peningkatan insentif guru honorer berdasarkan kinerja dan lama pengabdian, pengembangan PAUD holistik integratif dengan pelayanan berpusat pada satuan PAUD, program beasiswa bagi anak Bulukumba yang melanjutkan pendidikan pada jurusan tertentu dengan kesepakatan mengabdi di Bulukumba, mimpi besar Kak Syam adalah menjadikan Bulukumba sebagai pusat pendidikan kawasan selatan-selatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kak Syam juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi pemuda pada semua desa di Bulukumba, bagi Kak Syam mutlak dilakukan inovasi dalam pembangunan pemuda desa, sebab mereka adalah masa depan Bulukumba, inovasi yang dimaksudkan terkait pengembangan bakat pemuda desa, dengan bakat yang terkelola dengan baik maka sudah waktunya pemuda dirangkul untuk membangun kampung sebagai jendela dunia.

Diketahui dari 21 kandidat yang mendaftar di Golkar, kini terjaring sisa 6 orang memperebutkan rekomendasi, selain Kak Syam ada juga Hamzah Pangky, Tomy Satria, Risman Pasigai
Jamaluddin Syamsir dan Andi muhtar.

Kak Syam sendiri selama ini mengaku menghargai setiap proses yang berjalan dalam internal partai Golkar. Ini adalah pembuktian keseriusan dan kepedulian Golkar dalam mencari calon pemimpin yang dipandang mumpuni membawa Bulukumba akan lebih baik. Itu juga menjadi alasan Kak Syam secara terbuka siap menjalani proses semua tahapan di partai.

“Saya ikuti saja secara alami. Tudak ada upaya lobi lobi khusus. Saya meyakini Golkar sebagai partai besar tentu memiliki mekanisme dalam rekruitmen kandidat dan ini proses yang serius. Partai Golkar ingin memberi pesan kepada publik bahwa sudah memulai proses secara demokratis. Dan saya menghormati proses ini sebagai langkah cerdas dan responsif,” ujarnya.

(rils)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *