Perjuangkan Nasib Warganya, Kepala Desa Bontominasa Menolak Keras PHK Yang Akan di Lakukan PT. Lomsum

  • Bagikan
Fhoto: Lukman (Kepala Desa Bontominasa Kecamatan Bulukumpa)

BULUKUMBA, Exposetimur.com – PT. PP London Sumatra Tbk dikabarkan akan  melakukan PHK. Kabar tersebut telah terdengar  yang meresahkan sebagaian besar masyarakat tentang efesiensi atau pemutusan hubungan kerja yang akan dilakukan pihak Lonsum pada tanggal 28 Juli besok.

Diketahui bahwa, di Kabupaten Bulukumba PT. Lonsum adalah perusahaan karet terbesar yang memiliki tiga bagian, dua devisi yang ada di Kecamatan Bulukumpa yaitu, di balambessi dan Balangriri dan satunya lagi ada di wilayah Palangisang.

Terkhusus di Desa Bontominasa tepatnya devisi Balangriri memiliki kuota pekerja yang cukup banyak dan tentunya akan berdampak pada kehidupan ekonomi keluarga pekerja di wilayah ini maupun wilayah lainnya.

Menyikapi hal itu, Lukma Selaku Kepala Desa Bontominasa keberatan dengan hal tersebut saat dimintai keterangannya oleh tim ekspostimu.com.

“Sebagai Pemerintah Desa Bontominasa, saya menolak keras kebijakan perusahaan yang akan melakukan efisiensi atau pengurangan tenaga pekerja, dimana kebijakan itu akan menghilangkan mata pencaharian dari masyarakat yang tidak lain adalah masyarakat kami. Hal ini tentunya decara tidak langsung akan menambah daftar pengangguran dan jumlah masyarakat miskin di wilayah kami” ujarnya lewat WhatsApp, Senin (27/020).

Ia menambahkan “Dengan ini saya akan membangun komunikasi dengan para pekerja, bagaimana sikap mereka Kalau memang mereka menganggap kebijakan perusahaan in merugikan mereka, kita bisa bantu dengan sama-sama berjuang. Besar harapan saya semua pekerja solid dalam hal ini dan bukan cuma yg terkena efisiensi atau phk saja. layaknya hal ini sudah kedua kalinya ketika dibiarkan begitu saja makan tidak menutup kemungkinan ini tidak akan terjadi lagi untuk itu saya siapa jadi gardan terdepan untuk masyarakat bontominasa” Pungkasnya.

( Lap: Andika Asb)

Baca Juga :   Begini Bentuk Dukungan Pemdes Talle Tentang Program Stunting Desa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *