Berita  

Dandim 1410 Safari Subuh di Masjid Darul Muttaqin Ceritakan Kisah Nabi Muhammad SAW

Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S.Sos bersama rombongan melaksanakan safari subuh sebagai bentuk silaturahmi di Masjid Darul Muttaqin Dusun Jannayya, Desa Lumpangan, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng (Sabtu, 23/07/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 1410-03 Kapten Inf Andi Usman, Babinsa 1410-03 Serma Syahrir, Babinsa Ramil 1410-01 Serda Arifin Muda, Provost Kodim 1410 Serda Syamsuddin, Praka Jamal, Kopda Arifuddin, Muh. Harun (Tokoh Masyarakat), Firman (Tokoh Masyarakat), Hasanuddin, S. Pdi (Tokoh agama) serta jamaah yang hadir berkisar 65 orang.

Dalam arahan sekaligus ajakan kebaikan Dandim 1410/Bantaeng melalui mimbar menyampaikan saat hujan turun merupakan suatu berkah dan merupakan waktu mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT.

” Mari kita senantiasa mengenal lebih jauh Nabi Muhammad SAW dengan cara perbanyak bersholawat dan jangan sampai salah memilih idola, Jmjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai idola kita karena Rasulullah SAW lebih dulu cinta kepada ummatnya “. Kata Dandim.

Ada salah satu doa yang disimpan oleh Rasulullah SAW kepada ummatnya yaitu akan memberikan syafaatnya kepada ummatnya baik yang sholeh maupun ummatnya yang memiliki dosa namun belum sempat bertaubat lalu meninggal dan itulah menjadi harapan terakhir kita sebagai ummat Rasullullah SAW pada saat di padang masyhar nantinya.

Dalam suatu hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Sitti Aisyah Radhiyallahu Anhu yang ” Celakalah bagi orang yang tidak bisa melihat wajahku di akhirat, yaitu orang-orang yang malas, enggan bersholawat pada saat namaku disebut ” Al-hadist.

Suatu kisah betapa akhlak Rasulullah SAW sangat mulia diceritakan seorang nenek Yahudi yang buta selalu menghina dan menjelek-jelekan Rasulullah Muhammad SAW, nenek tua yahudi yang buta setiap hari disuapi oleh Rasulullah Muhammad SAW, ketika Rasulullah Muhammad SAW sudah wafat kebiasaan tersebut digantikan oleh sahabat Rasulullah sayyidina Abu Bakar, Ketika sayyidina Abu Bakar menyuapi sang nenek tersebut namun sang nenek menolak lalu sayyidina Abu Bakar menceritakan kepada sang nenek bahwa yang menyuapi selama ini sudah wafat yakni Rasulullah Muhammad SAW, saat itu sang nenek tersebut masuk Islam lantaran akhlak Rasulullah Muhammad SAW. (Alkisah)

Rasulullah SAW, pada saat sakratul maut beliau masih merasakan sakit sampai keluar keringat dikeningnya padahal malaikat sudah meringankan rasa sakitnya sampai 70 kali lalu Rasullullah SAW bertanya kepada malaikat maut bagaimana dengan umatku maka malaikat maut menjawab umatmu adalah manusia biasa yang aku cabut nyawanya begitu saja lalu Rasullullah berdo’a terakhir kalinya “Ya Allah Ya Rabb ringankan dan mudahkan sakaratul maut umatku serta beratkan untukku Ya Allah Ya Rabb timpakan rasa sakit sakaratul maut umatku padaku, Umatku tidak sanggup menahannya biar aku yang menanggungnya karena aku pemimpin mereka.

Baca Juga :   Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Para ulama menggambarkan sakaratul maut itu sakitnya sebanyak 70 kali seperti kita ditebas diparangi ribuan pedang dibadan kita dan kedua seperti hewan yang dikuliti hidup-hidup ada pula yang menggambarkan dimasukkan tali pancing diperut kita kemudian ditarik keluar semua isi perut kita, jadi sangat dahsyat rasa sakit yang namanya sakaratul maut.

” Diakhirat kelak orang yang paling dekat denganku kata Rasulullah SAW adalah orang-orang yang paling banyak bersholawat kepadaku ” Al-hadist.

Ada satu amalan sunnah apabila kita laksanakan maka akan mendapatkan pahala semisal pahala haji dan umroh, dalam suatu riwayat Rasulullah SAW menyampaikan ” Barangsiapa yang melaksanakan sholat subuh berjamaah lalu berdiam diri di mesjid sampai terbit matahari lalu di akhiri dengan sholat sunnah dua rakaat maka akan mendapatkan pahala sebesar haji dan umroh, sempurna, sempurna, sempurna ” Al-hadist.

Salah seorang Jama’ah saat ditemui Humas Kodim 1410/Bantaeng menyampaikan terkait kegiatan safari subuh Dandim 1410/Bantaeng, ” Saya mewakili masyarakat dan jamaah Masjid Darul Muttaqin mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Dandim 1410/Btg beserta rombongan bisa hadir di kampung kami bersilahturahmi dan bertemu langsung dengan warga masyarakat sekaligus memberikan beberapa nasihat Kebaikan ” ucap Hasanuddin, S.Pdi

Diakhir kegiatan Dandim 1410/Bantaeng beserta Rombongan menyambangi warga atas nama Salasia umur 60 tahun sekaligus memberikan sembako berupa 5 kg beras.

“Kebahagiaan sejati akan kita rasakan manakala kita berbagi kebaikan kepada sesama” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *