Gelar Kuliah Umum, UMB Hadirkan Guru Besar Arizona State University dari Amerika Serikat

  • Bagikan
Kuliah Umum Universitas Muhammadiyah Bulukumba bersama Guru Besar Arizona State University dari Amerika Serikat, Jumat (17/01/2020)

BULUKUMBA,EXPOSETIMUR.COM _ Universitas Muhammadiyah Bulukumba menyelenggarakan kuliah umum yang bertajuk “Cross Cultural Understanding in Facing Milenial Era”. Kuliah umum kali ini menghadirkan narasumber ahli dari Amerika Serikat. Narasumber tersebut, yakni Professor David Pickus yang merupakan Guru Besar Arizona State University. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh mahasiswa UMB yang diselenggarakan pada Jumat(17/01/2020) di Auditorium Kampus II K.H. Ahmad Dahlan.

Pembukaan kegiatan seminar dilaksanakan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bulukumba diwakili oleh Wakil Rektor I, Asdar, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Warek II, dan Warek III,  PLT Dekan FKIP, para Dosen,  Kaprodi Se-Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Ketua CSSC Universitas Muhammadiyah Bulukumba dan seluruh mahasiswa dari berbagai prodi.

Pada kesempatan tersebut, Professor David Pickus mengatakan bahwa pentingnya Indonesia dalam mempelajari komunikasi lintas budaya yaitu agar masyarakat Indonesia tidak kehilangan jati diri mereka.

“Tidak usah khawatir dan takut jika ingin menempuh studi dimana pun, karena dimana pun kita berada kita dapat bermain, karena bermain adalah cara untuk mendapatkan pengalaman dan teruslah belajar hal-hal baru sepanjang hidup kita,” ujar Professor David Pickus.

Tanpa pemahaman antar budaya, seseorang yang tinggal dalam budaya kebudayaan orang lain hanya akan mengalami frustasi bahkan mengalami kegagalan pada tujuan yang semestinya.

“Insya Allah, UMB go internasional dan menjadi perguruan tinggi yg dapat bersaing secara kualitas,” harapan Asdar, S.Pd.,M.Pd.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Juliana Rahman, S.Pd., M.Pd. berharap “Dengan adanya kuliah umum ini, dapat membuka cakrawala berpikir mahasiswa tentang pentingnya menguasai bahasa inggris dan peningkatan pemahaman terhadap lintas budaya dalam menghadapi era milenial”.

“Kita bisa memahami budaya orang luar yang mengubah mindset mahasiswa yang berada didaerah untuk lebih percaya diri dimanapun mereka belajar,” tutur A. Andriyani Asra, S.Pd.,M.Pd.

Baca Juga :   Hadiri Acara Wisuda Sarjana, Sutinah Sebut STAI Al-Azhary KEREN

Emirati, S.Pd.,M.Pd. sebagai Ketua Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Muhammadiyah Bulukumba mengangkat tema “Cross Cultural Understanding in Facing Milenial Era” karena belajar dan mengembangkan pribadi itu tidak hanya dikampus saja tetapi kita harus membuka wawasan dari luar dan secara umum saya ingin mahasiswa lebih termotivasi lagi untuk belajar.

Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh dosen dan mahasiswa, sehingga narasumber sangat tertantang dengan pertanyaan tersebut sehingga Prof. David mengapresiasi pertanyaan yang diberikan.

Diakhir Prof. David mengatakan bahwa beliau betah di Indonesia karena masyarakat Indonesia mampu menjunjung tinggi moto atau semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang mampu menyatukan pulau satu dengan pulau yang lain.

(Citizen Jurnalis: Mutiara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *