Kontainer Pemuat Karet Mentah Sering Mengganggu, Dishub Bulukumba Diharap Tegas

Kontainer pemuat karet mentah

 

BULUKUMBAhttp://Exposetimur.com  Dinas Perhubungan Kabupaten Bulukumba kembali diminta untuk tegas menindak Kontainer pemuat karet mentah yang mengeluarkan aroma tidak sedap (16/02/2022).

Kontainer pemuat karet mentah memang seringkali mendapat kritikan dari masyarakat, pasalnya tetesan air limbah karet yang jatuh kejalan menimbulkan aroma tidak sedap sehingga sekilas dapat mengganggu aktivitas masyarakat terutama para pengguna jalan.

Agung Gunawan, yang merupakan Wakil ketua Karang Taruna Kecamatan Bulukumpa kepada media menyampaikan bahwa kontainer memang sangat mengganggu masyarakat yang bermukim di pinggir jalan dan khususnya sangat mengganggu pengguna jalan akibat aroma yang sangat tidak sedap .

“Seharusnya hal seperti ini kita bisa belajar meniru kejadian di kabupaten Bantaeng, dimana ekspedisi  kontainer di tahan” Ungkap agung.

” Hal ini harusnya juga diterapkan di kabupaten Bulukumba, kami menyarankan agar kontainer yang memuat karet tersebut bisa meninggalkan gudang  di pukul 20.00 WITA. Hal tersebut tentu tidak terlalu mengganggu karena kebanyakan pengguna jalan sudah beristirahat “. Lanjut agung.

” Kami punya tuntutan seperti itu, Tolong dipertimbangkan. Namun jika permintaan ini tidak di indahkan maka kami akan menahan kontainer yang menimbulkan bau busuk di waktu ramai pengendara dan warga beraktivitas” Tutupnya.

Agung sendiri pernah menghubungi penanggung jawab ekspedisi yang juga memuat karet mentah atas nama Ira. Orang tersebut diduga menjadi penanggung jawab dari ekspedisi PT.Bintang.

Ia menyampaikan bahwa tidak tahu menahu kapan driver perusahaannya berangkat, dan itu bukan urusan perusahaan.

“Itu bukan tanggung jawab kami, silahkan hubungi gudang yang ada di Bulukumba, masalah ada waktu yang di usulkan saya tidak tau itu, itu urusannya gudang.” Ungkap ira tegas.

Terkait pernyataan dari ibu Ira, Asdar Sakka yang merupakan aktivis buruh kemudian angkat bicara dan menyampaikan sangat menyangkan pernyataan tersebut.

Baca Juga :   Kantor Walikota Kendari di Harap Rampung dan di Fungsikan Awal 2022

” Teman-teman sudah menawarkan solusi terbaik dari permasalahan yang ada, dan saya sampaikan bahwa siapapun yang memuat karet (Lump Basah) Yang menimbulkan bau busuk kami akan tahan, utamnya contener di bawah naungan IRA.” Tegas Asdar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *