KPPM Lakukan Aksi Unjuk Rasa Terkait Persoalan Kinerja Kapolri

  • Bagikan
KPPM kembali melakukan aksi unjuk rasa dijalan Sultan Alauddin Makassar. Kali ini mereka aksi terkait persoalan kinerja Kapolri.

MAKASSARhttp://Exposetimur.com  Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) kembali melakukan aksi unjuk rasa dijalan Sultan Alauddin Makassar. Kali ini mereka aksi terkait persoalan kinerja Kapolri.

Persoalan tersebut diangkat karena adanya dugaan Aparat Kepolisian yang terpidana dalam kasus penerimaan suap dari pengacara kasus dugaan korupsi cetak sawah di Kalimantan periode 2012-2014 AKBP Raden Brotoseno ditangkap penyidik Bareskrim pada 2016 dan divonis bersalah pada 2017.

Hakim menjatuhkan hukuman pidana selama 5 tahun penjara. Setelah menjalani hukuman selama tiga tahun, AKBP Brotoseno bebas bersyarat sejak 15 Februari 2020.

Dia dinilai telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan hak remisi dan pembebasan bersyarat sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 3 Tahun 2018. Namun yang menjanggal adalah Telah beredar kabar bahwa AKBP Raden Brotoseno Kembali Berdinas di Korps Bhayangkara.

Aksi unjuk rasa di jalan Sultan Alauddin Makassar yang dipimpin langsung oleh jendral lapangan mengatakan bahwa subtansi kehadiran Kepolisian Republik Indonesia yakni Melindungi, Mengayomi, Melayani masyarakat dan menegakkan supremasi Hukum tapi yang terjadi sering kali tindakan-tindakan yang dilakukan kepolisian diduga tidak sesuai dengan tupoksinya.

Iswan Kusnadi selaku jendral lapangan juga mempertanyakan integritas kepolisian dalam menangani beberapa perkara, terkhusus di tSulawesi Selatan. Karena baru baru ini telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan yang diduga dilakukan personil kepolisian.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa, aparat kepolisian yang berada di lokasi mencoba membubarkan massa aksi dengan paksa. Hal tersebut kemudian menimbulkan aksi saling dorong dan berebut ban bekas yang hendak di bakar oleh massa aksi, Namun selang beberapa waktu kondisi unjuk rasa dijalan Sultan Alauddin kembali membaik.

Iswan Kusnadi juga mengultimatum kepada Presiden Jokowi agar mencopot Kapolri dalam hal ini Jenderal Listyo Sigit Prabowo, M.Si ketika tidak mampu menjalankan tupoksinya dan mengevaluasi jajarannya, Pungkasnya.

Baca Juga :   Aksi HMI Cabang Gowa Raya Tuntut Kapolrestabes di Copot, Fadli: Tindakan Represif Aparat Saat Penggalangan Dana Untuk Masamba

” Terkait pada aksi kami hari tidak didengarkan dan di implementasikan oleh pihak yang terkait selaku jendral lapangan, saya menegaskan akan melakukan aksi unjuk rasa kembali dengan gelombang massa yang lebih besar.” tegas jenlap.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *