Proaktif Edukasi Percepatan Akses Keuangan Daerah, Walikota Kendari Diganjar Penghargaan

  • Bagikan
Penyerahan penghargaan kepada walikota kendari pada acara Bulan Inklusi Keuangan (BLK) di Kendari Town Square (K-Toz
Penyerahan penghargaan kepada walikota kendari pada acara Bulan Inklusi Keuangan (BLK) di Kendari Town Square (K-Toz), Jum'at (22/10/2021)

Sultra, exposetimur.com _ Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K., SE., ME., hari ini meraih penghargaan sebagai kepala daerah yang ikut proaktif mengedukasi masyarakat dalam percepatan akses keuangan daerah pada kegiatan tahunan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang bertajuk “Inklusi Keuangan, Untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa”. Bertempat di Kendari Town Square (K-Toz), kegiatan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi, SH., Jum’at (22/10).

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra mengapresiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri jasa keuangan yang menggelar kegiatan BIK. “Ini merupakan salah satu langkah, untuk mencapai target inklusi keuangan pemerintah yang mencapai 90 persen di tahun 2024. Inklusi keuangan memiliki peranan penting dan strategis, sehingga diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.” Ujarnya.

Foto bersama Gubernur pada acara Bulan Inklusi Keuangan (BLK) di Kendari Town Square (K-Toz)
Foto bersama Gubernur pada acara Bulan Inklusi Keuangan (BLK) di Kendari Town Square (K-Toz), Jum’at (22/10/2021)

Selain itu, pada peringatan BIK tahun 2021 ini ia berharap dapat mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada seluruh lapisan masyarakat, dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi daerah . Sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Sultra.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Kendari menuturkan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan suatu dorongan untuk Pemerintah Kota Kendari agar lebih aktif lagi, sehingga inklusi keuangan menjadi lebih baik. “Kita sudah memulai kemarin dengan program transaksi non-tunai. Alhamdulillah di seluruh jajaran Pemkot Kendari, bisa kita katakan sudah 100 persen melakukan transaksi non-tunai. Terangnya.

Dirinya menargetkan, transaksi non-tunai dapat dilakukan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Kendari. Sehingga ke depan transaksi tidak hanya menggunakan ATM fisik, namun juga secara digital. “Tapi ini memang butuh effort dan perubahan kultur. Karena yang harus kita rubah ini bukan hanya perubahan fisiknya, tetapi juga perubahan kultur. Karena kita ini sering kali lupa kalau kita sudah di era digital. Ini yang kita ingin dorong.” Tandasnya.

Baca Juga :   Evaluasi Kinerja Pengurus, UKM KOPMA Sultan Alauddin Gelar Rapat Triwulan I
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: