Miris! Hanya Katak Yang Berenang di Wisata Kolam Renang Desa Salassae

  • Bagikan
Irfan Salassa saat meninjau lokasi wisata kolam renang Desa Salassae yang airnya tampak coklat kehitam

BULUKUMBA, EXPOSETIMUR.COM _ Wisata kolam renang, di Dusun Batu Hulang, Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, terus mendapat sorotan dari kalangan masyarakat, kolam yang di bangun melalui Dana Desa tahun anggaran 2018 dengan besaran anggaran Rp.252.064.900 di nilai pembangunannya terkesan asal-asalan dan desain perencanaannya tidak matang.

Saat ini kondisi wisata kolam renang tersebut tidak bisa di gunakan, airnya sangat kotor,  yang terlihat hanya katak yang asik berenang dengan air yang coklat kehitam hitaman, pembuangan dan sirkulasi air juga tidak ada, bangunan pinggiran kolam sudah mulai retak serta WC tidak berfungsi.

Irfan Salassa, tokoh masyarakat yang telah berkunjung ke kolam tersebut mengatakan, “kolam ini seperti empang saja, kalau kita melihat besaran anggaran yang di gelontorkan, ini tidak sesuai dengan fisik bangunan yang ada, perlu ada audit, Pemerintah Desa sepertinya tidak punya itikad baik dalam memanfaatkan dana desa untuk kepentingan masyarakat” ujarnya, Kamis (28/11/2019).

Irfan Salassa juga menyoroti kinerja BPD yang masa jabatannya berakhir 23 November 2019, “kinerja BPD tidak ada, dan hanya menjadi pembungkus busuk barang plastik pemerintah Desa, pada hal fungsi pengawasan BPD melekat 51,264 jam dalam masa jabatannya” Pungkas Irfan.

Sementara anggota BPD yang berakhir masa jabatannya pada 23 november mengatakan, “kolam renang ini pemborosan anggaran, ini bukan kebutuhan masyarakat desa, dari awal saya sudah menolak pembangunan ini, apa lagi tidak di bahas dalam musrembang desa, namun lagi-lagi di paksakan oleh pemerintah desa, pembangunan wisata kolam renang ini tidak jelas motivasinya karena kalau untuk target PAD ini tidak akan maksimal, tetangga-tetangga desa Salassae juga sudah ada kolam renang lalu siapa yang mau berkunjung, apa lagi sampai saat ini tidak ada pembahasan perdes untuk pengolalaan wisata kolam renang tersebut, “Terang Sapri

Baca Juga :   Tim Pusat Verifikasi Kabupaten Sehat Apresiasi Toga dan Gerakan Kampung Iklim KSPS

Diketahui, Untuk tahun anggaran 2019 kembali dana desa di gelontorkan Rp.98.693.000 untuk pembangunan rabat beton jalan menuju wisata kolam renang tersebut.

(Lap: Wandi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *