Kakek Daing: Tidak Kuatma Nak, Sejak 1962 Mengayuh Becak

  • Bagikan
Kakek Daing (90) saat menerima sedekah dari Komunitas Makassar Bersih (KOMBES) di rumahnya di Lorong 11 Cambayya Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (27/3/2020)

MAKASSAR, EXPOSETIMUR.com -Tidak kuatma Nak, sejak 1962 mengayuh becak.Begitu kata Kakek Daing (90 Tahun) saat menerima sedekah dari Komunitas Makassar Bersih (KOMBES) di rumahnya di Lorong 11 Cambayya Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (27/3/2020).

Daya ingatnya masih kuat saat ia bertutur tentang pengalaman hidupnya. Becak yang ia gunakan untuk mencari nafkah, telah 3 kali ia ganti.

“Sudah tiga kalimi becakku kuganti, tapi sekarang tidak bisama pakeki. Apalagi Adami penyakit Corona tidak berani keluar cari penumpang”, ucapnya pakai bahasa daerah.

Salah seorang warga Cambayya bernama Iskandar mengatakan meski Dg Daing tergolong masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi tak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Kami kadang berprasangka buruk, masak orang yang bagus rumahnya dapat PKH, sedangkan Dg Daing yang tukang becak dan rumahnya bocor-bocor tidak dapat bantuan”, keluhnya.

Sementara itu, Ketua LAW2 Community, Suryadi Yamin dan Ketua Makassar Suci, Almalik Musafir Kelana yang turut hadir dalam penyerahan paket sedekah, berharap semoga instansi terkait dapat membantu Dg Daing dan keluarganya mendapatkan bantuan dan layanan sosial untuk mengurangi beban hidup mereka.

(red)

Baca Juga :   Rumah Zakat-Kombes Salurkan Sembako untuk Guru Mengaji Terdampak Covid-19
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: