Bulan Oktober 2020 harga karet mentah melambung tinggi di Bulukumba dan Sinjai

  • Bagikan

Karet salah satu komoditas pertanian yang menjanjikan dari segi ekonomi kembali eksis dengan harganya yang semakin hari semakin naik setelah hampir 4 tahun harganya berfluktuasi dikisaran harga Rp 4000-8000an

Bulan oktober ini pasca new normal pandemi covid-19 harapan akan harga karet mentah sedikit menjanjikan petani yang selama ini sering mengeluh akan harga yang tak kunjung naik, pada saat ini harga karet mentah sudah dikisaran harga 9000 sampai 10.000-an sedikit ada peningkatan di banding tahun sebelumnya yang hanya dikisaran harga 5000-6000 di bulan yang sama yaitu Oktober 2019.

Syamsul salah satu pedagang Karet yang ditemui di gudang karet pakombong mengatakan jika harga tersebut kemungkinan besar akan bertambah terus sesuai kondisi dan keadaan karet yang terkumpul di petani.

“Di gudang ini kami menerima karet dari pedagang lain yang kami beli dengan harga dikisaran 9000-9500 tergantung dari kondisi karet agak basah atau sudah sangat kering tergantung dari barang dan kualitasnya” jelasnya

Marni salah satu petani karet di daerah Bonto Mangiring yang dihubungi via whatshaap mengatakan jika harga sekarang memang tinggi tetapi saat sekarang ini musim gugur daunnya karet

“Yah, memang harga karet mentah melambung tinggi saat ini tapi kondisi sekarang karet mengalami musim gugur daun sehingga air sadapan karet jadi berkurang bahkan ada  petani yang menutup sementara pohon karet sadapannya dikarenakan hasilnya kurang maksimal dari yang semula 100 kg per bulannya sekarang hanya 40 kg per bulannya”  jelas Marni

Untuk Bulukumba dan Sinjai harga tersebut berlaku sejak pertengahan bulan Oktober dan bisa langsung diambil di lokasi petani ataupun bisa dibawa langsung ke gudang pengumpul dan pedagang

Baca Juga :   Gunakan Parang, Seorang Suami Di Bulukumba Aniaya Istri, Ipar Dan Mertuanya

Sekedar diketahui untuk daerah Bulukumba dan Sinjai gudang karet pedagang tersebar diberbagai daerah salah satunya di daerah Pakombong Kel. Tanete dan juga daerah bagian Balangriri, desa Bonto Minasa

Kita tunggu saja apakah harga karet selanjutnya akan bertambah naik terus harganya atau kah turun drastis kembali.

 

(Riswan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: