Ragam  

Masuk Zona Oranye, Pemkab Sidrap Tiadakan Salat Idhul Adha Berjamaah

Peta zona oranye potensi penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Sidrap di tekan melalui surat edaran bupati
Peta zona oranye potensi penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Sidrap di tekan melalui surat edaran bupati tertanggal 16/07/2021)

SIDRAP, exposetimur.com – Pemerintah Kabupaten Sidrap meniadakan pelaksanaan salat Idul Adha 1442 H/2021 M berjemaah di lapangan terbuka, masjid dan musala di seluruh wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kebijakan diambil mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah, di mana saat ini level situasi pandemi Kabupaten Sidrap (Sidenreng Rappang) berada di zona oranye berdasarkan peta zonasi risiko kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sidrap Nomor: 400/46/VII/Kesra tanggal 16 Juli 2021. Surat edaran ini merupakan perubahan Surat Edaran sebelumnya, yakni Nomor 400/45/VII/Kesra, yang membolehkan salat dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sidrap atas keputusan tersebut.

Ia menyatakan kebijakan itu harus diambil karena kasus covid-19 di Kabupaten Sidrap dan beberapa daerah lain di Sulsel meningkat signifikan.

“Kemarin kita masih berharap bisa melaksanakan ibadah Idul Adha di masjid, namun peningkatan kasus terus terjadi bahkan hari ini ada dua orang yang meninggal, sehingga Sidrap dari zona kuning beralih ke zona oranye,” paparnya Sekda Sabtu (17/07/2021).

Masuk zona oranye, lanjut Sudirman, berarti tingkat penularan covid-19 menjadi lebih tinggi.

Ia lalu mengutarakan, Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021 menegaskan, Shalat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H/2021 M di lapangan terbuka atau di masjid/mushalla pada daerah zona merah dan orange ditiadakan.

“Atas dasar itulah, kebijakan diambil. Kabupaten Sidrap mengikuti aturan yang ada, ini dilakukan semata-mata untuk keselamatan dan kebaikan seluruh masyarakat Sidrap,” sebutnya.

Olehnya itu, lanjut Sudirman, pemerintah daerah berharap segenap masyarakat Kabupaten Sidrap dapat memahami dan menerima kondisi tersebut dengan bersabar.

“Silakan laksanakan shalat Idul Adha di rumah, patuhi protokol kesehatan dan berdoa agar pandemi covid-19 segera berlalu,” tandasnya.

Baca Juga :   Sekda Sultra Serahkan Peralatan Kebersihan Kepada TP-PKK Kota Kendari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *