HIPMA-MATIM Makassar Gelar Dialog Akhir Tahun

  • Bagikan
HIPMA-MATIM Makassar Gelar dialog Akhir tahun

Makassarhttp://Exposetimur.com | Himpunan Pemuda Mahasiswa Manggarai Timur ( Hipma -Matim ) Makassar Gelar dialog dengan mengusung Tema : Pemuda ” Outlook Ekonomi dan Devlopmen di Kabupaten Manggarai Timur , dialog ini dilaksanakan Kamis,30/12/ 2021 ,bertempat di Warkop Bundu Aroepala jln. Heritasning Kota Makassar.

Kegiatan Dialog ini , berupa rentetan kegiatan Hipma Matim diahir tahun , Karena Panitia pelaksana suda membuat jadwal kegiatan dari Dialog yg suda digelar semalam sampai pada Natal dan tahun baru Himpunan Pemuda Mahasiswa Manggarai Timur (Hipma -Matim ) Makassar.

Sesuai ketetapan panitia acara ini akan dilaksanakan pada tanggal 9 januari 2022,yang terlibat dalam kegiatan ini setelah dikonfirmasi melalui panitia semua mahasiswa pemuda Manggarai Timur yang tergabung dan ikut berpartisipasi dan juga tamu undangan berbagai Organda baik dari Mangarai barat maupun manggarai sekaligus teman-teman organda bagian timur ,maumere, lembata secara kesuluran organda tingkat Nusa Tengara Timur yg diwakili oleh Gema NTT.

ketua panitia, Venansius Mandur berharap semogah kegiatan semacam ini akan terus kita selengarakan kedepan agar senantiasa kita dapat menyatuh kedepan.

Tentunya saya ucapkan terimakasih kepada Organda yang telah hadir bersama dalam dialog ini, semoga kedepannya tetap jaga silahturahmi. tutupnya

Narasumber dalam kegiatan ini hadir Salah satu Dosen Fakultas Hukum Atma Jaya, Bpk.Wencislaus S. Nansi, SH,M.Hum, yang dalam subtema diberikan oleh panitia : Tafsir uu Otonomi Daerah 23 Tahun 2004.

“Menjelaskan bahwa UUD ini sudah ideal,ketika Hukum ini jelas sesuai tafsir yang terkandung dalamnya, bahwa satu point penting ada bentuk keterbukaan proses pembangunan dari sentral yg dilakukan pada massa” orde baru maka setelah lahirnya reformasi pembangunan ini bukan saja berpusat pada ibu kota. Maka lahirlah apa yang kita sebut Desentralisasi, kewenangan sepenuh diberikan kepada Daerah masing-masing sehingga bagi pemda untuk sejauh mungkin potensi Daerah. ungkapnya.

Ketum HIPMA-MATIM,Husni Mubarak,dengan sub tema diberikan : Refleksi Arah Gerakan pemuda di usia 14 Tahun Manggarai Timur.

Husni Mubarak menjelaskan melihat arah gerak pemuda ini belum dilaksanakan secara terorganisir. Sehingga ada pengklasifikasian, ada gerakan yg berfokus pada Desa dan juga yang berfokus pada kabupaten sendiri.

Namum hal semacam itu bentuk dari pertangung jawaban kita sebagai pemuda ,tetapi satu point penting untuk kita lakukan . bagaimana gerakan Pemuda dibangun satu simpul agar gerakan yang kita lakukan bisa terukuri dan juga mempunyai bargening posisi pada level pemerintah daerah ini yang perlu kita kuatkan kedepan.tutupnya

Sulatin, S.kom , dengan sub tema “Dinamika elit lokal dalam menentukan arah pembangunan di manggarai Timur”.

Menjelaskan bahwa kita sebagai anak muda mau membuka ruang untuk sama-sama memperbaiki Manggarai Timur, namun secara faktualnya justru elit lokal ini, tidak membuka ruang dan bahkan ketika ditagih alasanya sampai hari ini tidak diberikan alasan yang baik.

Hal ini menjadi sebuah penyakit dikalangan elit lokal,artinya mereka tidak lagi bicara keterlibatan kita sebagai pemuda dan masyarakat, untuk sama-sama membangun Daerah, sehinga hal inipun menjadi pengaruh bagi perkembangan Pembangunan Manggarai Timur kedepan. ungkapnya.

Baca Juga :   Berkarya Tanpa Batas, Festival Anak Sholeh KT Aru Patulung Resmi di Tutup

Putra Dandor , dengan sub tema “Membangun kolaborasi lintas pemuda,memperkuat massa depan Demokrasi manggarai Timur”.

Menjelaskan bahwa, Penting kedepan lintas pemuda ini harus berkolaborasi, karena apapun yg menjadi alasan kita semua akan pulang dan kita punya kesempatan yang sama untuk memperbaiki Daerah. Kita suda disiapkan dengan wadah yang besar, melalui wadah ini ( HIPMA-MATIM ) .

kita bisa menyatukan konsep dan ide dan melangka secara bersama-sama untuk mengembang potensi-potensi yang dimiliki pemuda.

Saiful ,SH dengan sub tema “Bicara mengenai prodak Hukum Daerah” ( perda ) .

Menjelaskan bahwa sangatlah penting, karena disinilah yang mengatur mengenai kebijakan-kebijakan potensi Daerah, baik bicara mengenai hasil-hasil lokal (komiditi) ini penting diatur dalam meningkatkan perekonomian Masyarakat Manggarai Timur.

Pemerintah Daerah harus mulai dengan bentuk payung daerah , mengatur harga-harga komiditi karena ini potensi kita di Kabupaten Manggarai Timur. tuturnya.

Emanuel G. Tale , bicara mengenai menjawab sentral pembangunan yang merata di Kabupaten Manggarai Timur.

Menjelaskan bicara pembangunan ini sangatlah penting , ini menjadi fokus diskusi dan bahkan banyak menuai kritikan masyarakat terkait pembangunan di Manggarai Timur apalagi bagian Daerah Kecamatan.

Setidaknya segala akses lancar pemda harus pertama-pertama yang mau diperhatikan iyalah bicara infrastruktur jalan ,karena jalan ini satu-satunya yang akan memperlancar akses Ekonomi masyarakat, belum lagi kita melihat Pembangunan jalan yang ada dibagian Manggarai Timur bagian Utara ini ,yang selalu menjadi sorotan karena masih saja tidak menuai perbaikan kami hanya upya mengaskan kepada pemda agar Akses sentral pembangunan harus diperhatikan khusus tutupnya.

Moderator dalam hal ini Wilhelmus (Ketua Himalale), dia mempertegaskan satu hal bahwa dari semua penjelasan bahwa semuanya berupaya mengharapkan Pemda Kabupaten Manggarai Timur.

Menutup mata dengan Masalah-masalah pembangunan, apalagi baru-baru ini Kabupaten Manggarai Timur di sematkan Kabupaten miskin Ekstrim.

Pemerintah harusnya cepat berupaya untuk memulihkan hal ini agar supaya Manggarai Timur,tidak dilabelkan lagi terhadap penilaian yang buruk, tambah juga pemda yang kurang berinofasi dan kurang bekerja.

Ini bentuk penilaian yang sangat tidak bernilai positif sehinga bagi kami Himpunan Pemuda Mahasiswa Manggarai Timur ( HIPMA-MATIM) berharap ada langka taktis yang dilakukan oleh pemda Matim semogah Anggaran APBD tahun 2022 ,ini bisa terpenuhi pada unsur-unsur kekurangan Bagi Kabupaten Manggarai Timur, dan fokus pemerintah harus Cepat untuk membenahi. tegasnya.

Lanjut Wili, Sebagai Rekomendasi Himpunan Pemuda Mahasiswa Manggarai Timur (HIPMA-MATIM), kami siap untuk melakukan diskusi konteks ke daerah jika Pemda membuka ruang bagi kami anak-anak muda terkhusus dari Mangarai Timur.Tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: