Ragam  

Ust. Arsyul Ikram Rasyid di Jadwalkan Jadi Khatib Idul Fitri di Lapangan Desa Baruga Riattang, Ini Kata KUA Bulukumpa

Ust.Arsyul Ikram Ar Rasyid, S.H, pembina Pondok Pesantren Abu Bakar Ash Shiddiq Wahdah Islamiyyah Bulukumba.

BULUKUMBA, exposetimur.com | Momentum hari raya Idul Fitri menjadi hari suka cita bagi umat Islam di seluruh dunia.

Pada momentum Idul Fitri 1443 H -2022 M inilah warga Desa Baruga Riattang, Kecamatan Bulukumpa, Kab. Bulukumba akan melaksanakan shalat Id dalam satu tempat yakni di lapangan Desa Baruga Riattang. Hal tersebut telah di komunikasikan antara parah tokoh agama, bersamaan pemerintah Desa. yang banyak mendapat respon positif dari masyarakat.

Untuk memaksimalkan agenda tersebut, Panitia Idul Fitri 1443 H Desa Baruga Riattang sudah melakukan berbagai tahapan persiapan pelaksanaan, dan yang paling utama adalah khatib yang akan membawakan khutbah Idul Fitri nantinya. Pada kesempatan tersebut panitia telah menyampaikan bahwa di Jadwalkan, khutbah Idul Fitri akan di bawakan Ust.Arsyul Ikram Ar Rasyid, S.H, yang juga pembina Pondok Pesantren Abu Bakar Ash Shiddiq Wahdah Islamiyyah Bulukumba.

Panitia Idul Fitri Desa Baruga Riattang sebelumnya sudah melakukan komunikasi bersamaan Pemerintah Desa terkait rangkaian acara termasuk yang akan menjadi Khatib, hal tersebut di akui Ust.Abu Nawas S. Ag selaku Ketua Paniti saat dimintai tanggapannya, Rabu 27 April 2022 di kantornya.

” Kami tentu berharap agar pelaksanaan shalat Idul Fitri 1443 H ini dapat berjalan dengan baik dengan suasana langit cerah karena ini pertama kalinya kita bisa bersatu dalam satu tempat di desa Baruga. Riattang, sehingga kami selaku panitia berusaha persiapkan kelancaran pelaksanaan dan paling utama adalah khotib dan Alhamdulillah sudah ada kesiapan ustaz Arisyul Ikram Rasyid ” Terang Pegawai Kantor KUA Bulukumpa ini yang juga tokoh Agama Desa Baruga Riattang.

Senada harapan Ketua Panitia, Ketua BPD Baruga Riattang juga berharap yang sama bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini dapat menjadi awal yang baik bagi masyarakat, selain berkumpul dalam satu tempat, namun Ia menilai bahwa kedepan tentu tepat di kondisi cuaca karena pelaksanaan hari raya Idhul Fitri maupun Idul Adha tidak selalu pada musim kemarau sehingga di butuhkan dua opsi penyelesaian waktu musim yang terjadi. Selaku Kepala Kantor KUA Bulukumpa yang memiliki tugas koordinasi setiap kegiatan shalat Idul Fitri 1443 H ini, juga sangat mengapresiasi atas kinerja panitia yang masih berhasil mendapat penceramah di waktu yang sangat mepet

Baca Juga :   UPZ Bersama Unsur Pemerintah Salurkan Bantuan Pada Korban Kebakaran di Jawi Jawi

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Urusan Agama, (KUA) Bulukumpa Ahmad Ridha, S.Ag. MH, mengungkapkan bahwa secara pribadi dan kelembagaan dirinya mengapresiasi langkah Pemerintahan yang masih baru namun mampu menyatukan masyarakat tanpa sekat.

Mantan KUA Rilau Ale ini juga menambahkan bahwa langkah dalam menyatukan masyarakat desa Baruga Riattang ini adalah merupakan barometer desa yang akan menjadi pusat kegiatan keagamaan.

” Ini tentu akan menjadi barometer awal dalam menjadikan Baruga Riattang pusat kegiatan keagamaan karena pada prinsipnya dalam setiap agenda terlebih dulu haru ada kebersamaan, dengan Pemrintahan baru ini, kami menilai cukup baik menata kerukunan, dan saya yakin kultur sosial budaya yang selama ini tertanam di masyarakat Baruga Riattang akan tertanam kebersamaan dan akan menjadi cerminan yang baik, bahwa pemerintah baru mampu menyatukan semua golongan” Terang Ahmad Ridha di kantornya, Rabu (27/04/2022).

Untuk kelancaran pelaksanaan shalat Idul Fitri ini, panitia mulai melakukan berbagai tahap persiapan dan akan memulai melakukan pembersihan pada jumat atau sabtu mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *